Bisakah Asteroid Dihancurkan dengan Senjata Nuklir?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 24 Juni 2018 15:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 23 56 1913163 bisakah-asteroid-dihancurkan-dengan-senjata-nuklir-Vw3jEjCZPM.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Amerika Serikat memiliki strategi resmi untuk menangani Near-Earth Objects (NEOs) atau objek dekat Bumi seperti asteroid. Bila dianggap mengancam Bumi, batu luar angkasa itu bisa 'diserang' dengan senjata nuklir.

Dilansir Businessinsider, Sabtu (23/6/2018), Anda mungkin hanya mengenal asteroid dan komet. Ternyata batu dan bola es serta gas bukanlah satu-satunya objek yang berpotensi mengancurkan kehidupan di Bumi.

Ada detail lebih rinci dalam laporan 20 halaman tentang NEO yang disiapkan untuk Gedung Putih. Terdapat pula tindakan prosedural, kerjasama internasional dan alat komputasi.

Kabarnya, ada dua opsi yakni defleksi dan gangguan. "Beberapa teknologi mungkin cocok untuk mencegah dampak NEO yang diprediksi jauh sebelumnya," kata laporan itu.

 

"Sementara gangguan melalui perangkat peledak nuklir mungkin satu-satunya pilihan yang layak untuk NEO yang sangat besar atau datang dengan waktu peringatan yang singkat," jelas laporan tersebut.

Berikut ini adalah teknologi yang dipertimbangkan Gedung Putih. Pertama, konsep untuk misi pengintaian NEO respon cepat, termasuk konsep misi di mana pesawat ruang angkasa pengintaian juga bisa melakukan defleksi atau gangguan.

Baca juga: 3 Game Alternatif PUBG yang Usung Genre Battle Royale

Kedua, infrastruktur kendaraan peluncuran internasional untuk mendukung misi pertahanan planet. Termasuk "proses untuk mencapai respon cepat ruang pertahanan planet".

Ketiga, identifikasi teknologi yang diperlukan untuk mencegah dampak NEO. Ini adalah salah satu yang termasuk kinetic impactors, perangkat nuklir, dan traktor gravitasi untuk defleksi, dan perangkat nuklir untuk gangguan.

 

Baca juga: Mirip WhatsApp, Begini Kirim SMS via PC Pakai Android Messages

Khusus kinetic impactors, langkah ini menghancurkan pesawat ruang angkasa ke NEO dengan harapan membelokkannya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini