Samsung Pay Tak Lagi Dukung Ponsel Murah, Kenapa?

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis · Senin 09 Juli 2018 17:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 09 57 1919946 samsung-pay-tak-lagi-dukung-ponsel-murah-kenapa-ajJU5HScxf.jpg (Foto: Cnet)

JAKARTA - Samsung Electronics kini berhenti menyematkan sistem pembayaran selulernya, Samsung Pay, di telepon seluler (ponsel) ramah kantong.

Menurut pengamat industri, Yonhap, Senin (9/7/2018), hal tersebut tampaknya dilakukan untuk menghemat biaya produksi dengan berhenti memasukkan fitur yang dinilai kurang populer di kalangan remaja dan orang tua.

Di antara 10 ponsel pintar yang dirilis oleh Samsung Electronics di Korea Selatan tahun ini, hanya tiga ponsel, Galaxy S9, Galaxy S9 Plus dan Galaxy A8 yang didukung Samsung Pay. Ponsel lain yang memiliki harga di bawah 700.000 won (Rp9 juta) tidak hadir dengan alat pembayaran tersebut.

Namun, ponsel pintar Galaxy J5 dan J7, yang dirilis tahun lalu dengan harga di bawah 400.000 won, mendukung layanan Samsung Pay.

 

Samsung Pay adalah alat pembayaran mobile yang bekerja pada mesin kartu kredit tradisional berdasarkan teknologi magnetic secure transmission (MST) dan juga mendukung teknologi near field communication (NFC).

Baca juga: Punya iPhone atau iPad Pertanda Orang Kaya, Benarkah?

Pengamat industri mengatakan bahwa Samsung tampaknya berusaha untuk memotong biaya produksi smartphone mid hingga low end, yang utamanya menargetkan remaja dan orang tua yang kurang akrab dengan sistem pembayaran kartu kredit berbasis mobile.

 

"Karena biayanya sekitar 5.000 won per perangkat untuk menerapkan Samsung Pay, (perusahaan) tampaknya berusaha untuk memotong biaya produksi dengan mengeluarkan fitur tersebut," kata pengamat industri.

Baca juga: Bocoran Spesifikasi Xiaomi Mi A2 Beredar, Rilis 24 Juli?

Saingan Samsung, LG Electronics, di sisi lain, telah menerapkan LG Pay pada tujuh dari delapan ponsel pintar yang dirilis di Korea Selatan tahun ini, demikian Yonhap.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini