Game Clash of Clans Diduga Jadi Alat Komunikasi Teroris

Agregasi Solopos, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 16:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 13 326 1921998 game-clash-of-clans-diduga-jadi-alat-komunikasi-teroris-YzAKxUkNVM.jpg (Foto: Supercell)

JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan game, baik konsole maupun game mobile, termasuk game populer Clash of Clan diduga kuat menjadi sarana komunikasi kelompok teroris.

"Ini yang baru dideteksi. Memang tidak disebarluaskan," kata juru bicara BSSN, Anton Setiawan, usai menjadi pembicara Seminar Indonesia International Defense Science (IIDS) 2018 di Universitas Pertahanan (Unhan), Jakarta, sebagaimana dilaporkan Antara.

Menurut dia, BSSN mempelajari serangan terorisme di Prancis, di mana para pelaku berkomunikasi melalui game di konsol PlayStation 4 (PS4). Anton mengatakan dengan perkembangannya yang pesat, game online juga berpotensi digunakan teroris untuk berkomunikasi.

Game mobile yang berpotensi digunakan teroris adalah yang memiliki fitur chat antara pemain. Yang kini diduga kuat digunakan oleh teroris antara lain Clash of the Titans, Clash of Clan, dan World of Warcraft.

 

Baca juga: 5 Tips agar WhatsApp Seolah Tak Aktif untuk Lindungi Privasi

Informasi terkait potensi bahaya game mobile itu, kata Anton, diperoleh BSSN berkat kerjasama dengan lembaga sejenis di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, serta berkat kerjasama kawasan di Asia Pasifik dan Organisasi Kerja sama Islam (OKI).

"BSSN mendapatkan informasi dari mereka. Hal ini masih sebatas close information dan antisipasi BSSN. Akan tetapi, kalau itu digunakan, akan sangat luar biasa efeknya. BSSN mendeteksinya sangat sulit," ujar Anton.

 

Baca juga: Ini Alasan Tak Boleh Sembarangan Screen Capture Percakapan

Anton juga mengakui BSSN tengah bekerjasama dengan para pakar dan periset game untuk melakukan deteksi dini, sehingga aplikasi-aplikasi game itu tak dimanfaatkan dengan leluasa oleh kelompok-kelompok teroris.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini