Arena of Valor Capai Pendapatan Rp43,2 Miliar dalam Waktu 7 Bulan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 14 Juli 2018 16:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 13 326 1922069 arena-of-valor-capai-pendapatan-rp43-2-miliar-dalam-waktu-7-bulan-JP8uNq3C07.jpg (Foto: BGR)

JAKARTA - Game Arena of Valor menghasilkan pendapatan mencapai USD3 juta atau sekira Rp43,2 miliar dalam waktu 7 bulan sejak dirilis di Amerika Serikat. Game yang didukung oleh Tencent itu dinamakan Honor of Kings di China.

Dilansir Gamesindustry, Jumat (13/7/2018), di Negeri Paman Sam, Arena of Valor mencapai satu juta install di pasar melalui App Store AS dan Google Play. Sebagai perbandingan, versi China dari game ini memiliki sekira 200 juta pemain, dan menghasilkan pendapatan USD1,9 miliar pada tahun 2017.

Menurut firma intelijen mobile Sensor Tower, pembagian pendapatan bersandar cukup kuat terhadap iOS yang menyumbang 62 persen dari pendapatan USD3 juta. Game ini kabarnya berada di peringkat 405 di App Store AS untuk pendapatan, dan peringkat 679 untuk download.

"Arena of Valor diluncurkan di AS tepat saat kegilaan game battle royale mulai memanas, dengan Fortnite memukul ponsel mobile tiga bulan kemudian," kata Oliver Yeh, pendiri Sensor Tower.

 

Tidak terpengaruh dengan game kompetitor, penerbit terus membangun permainan itu di Barat, menambahkan mode, konten dan karakter baru. Yang paling baru-baru ini adalah debut Batman yang sangat dinantikan sebagai pahlawan yang bisa dimainkan.

Baca juga: 5 Tips agar WhatsApp Seolah Tak Aktif untuk Lindungi Privasi

Arena of Valor merupakan game yang dimiliki oleh perusahaan asal China, Tencent. Game ini sebenarnya telah lebih dulu mengekspansi kawasan Eropa.

Salah satu daya tarik yang dibawa Tencent di game ini adalah adanya karakter superhero yang berasal dari DC Comics seperti Superman, Batman, Joker, dan Wonder Woman.

 

Baca juga: Game Clash of Clans Diduga Jadi Alat Komunikasi Teroris

Sebagai game berjenis multiplayer online battle arena (MOBA), Arena of Valor memiliki permainan yang tak berbeda jauh dengan Mobile Legends: Bang Bang dan Vainglory.

Pemain harus mempertahankan basis dan berusaha menghancurkan basis lawan untuk menjadi pemenang dalam permainan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini