Telkomsel 'NextDev On The Mission' Rangkul Anak Muda di Indonesia Timur

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 19 Juli 2018 13:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 19 207 1924475 telkomsel-nextdev-on-the-mission-rangkul-anak-muda-di-indonesia-timur-2UvActpWQM.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Operator telekomunikasi, Telkomsel kembali menggelar program NextDev untuk menjaring developer pembuat aplikasi yang inovatif.

Program tersebut kali ini mencoba untuk menarik anak-anak muda di Indonesia Timur, yakni Kupang dan Ambon, hadirlah tajuk besar NextDev On The Mission di 2018. Dengan mengambil tema "Bridge The Gap, Evolve The Nation!".

Hal ini lantaran, penyebaran programer muda saat ini berpusat paling banyak di Pulau Jawa.

"Indonesia memiliki talent-talent muda. Banyak industri yang mengambil startup yang sudah matang. Di NextDev ini kita berbicara tentang sosial impact," tutur GM External CorComm, Denny Abidin pada Kamis (19/7/2018).

 

Lebih lanjut, dia menyebutkan jika NextDev On The Mission ingin mencoba menjaring developer muda pembuat aplikasi. Mereka diharapkan membuat aplikasi yang memiliki sosial impact atau dampak sosial.

Seperti yang dilakukan salah satu alumni NextDev 2017, Albert asal Surabaya. Pria 27 tahun tersebut mampu menciptakan Cek Mata dan Cek Luka berbasis website. Terkait Cek Mata, dia mengatakan ingin mendeksi masalah katarak sejak dini. Karena, menjadi salah satu penyakit yang paling memprihatinkan di Indonesia.

Baca juga: Google Terancam Denda Rp72 Triliun Gara-Gara Memonopoli OS Android

"Kita ingin meningkatkan awareness. Jika terdeteksi katarak, memang harus ke dokter," tutur Albert.

Sementara itu Cek Luka mampu, memprediksi tahap luka, seperti luka infeksi dan sebagainya. Sudah diperiksa kepada pasien dengan akurasi hingga 80 persen.

Baca juga: Terancam Denda Rp72 Triliun, Praktik Monopoli Google Terendus Sejak 2011

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini