Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketahui 5 Fakta Gerhana Bulan Total pada 28 Juli 2018

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 21 Juli 2018 16:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 21 56 1925447 ketahui-5-fakta-gerhana-bulan-total-pada-28-juli-2018-GQroHlVhZk.jpg (Foto: Huffington Post)

JAKARTA - Penduduk Indonesia bisa menyaksikan fenomena gerhana bulan yang diperkiraan muncul pada 28 Juli 2018. Fenomena tersebut cukup unik, karena durasi penampakan gerhana bulan ini adalah yang terlama di abad ke-21.

Berikut ini fakta-fakta gerhana bulan total yang diprediksi terlihat di seluruh wilayah Indonesia pada akhir bulan ini.

Durasi Terlama

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gerhana bulan total pada 28 Juli 2018 merupakan fenomena yang akan berlangsung dalam durasi terlama di abad ke-21.

“Mulai terjadinya gerhana tepat di pukul 00.13 WIB berakhirnya [sekitar] di 06.45 WIB. Durasinya tergolong lama,” jelasnya. Ia menjelaskan pada saat purnama durasinya bisa mencapai 103 menit yang merupakan durasi terlama.

 

Baca juga: Update Samsung Galaxy S9 Hadirkan Fitur Slow-motion Baru

Terjadi Lagi Setelah 1 Abad

Gerhana bulan total dengan durasi yang lebih lama diprediksi akan terjadi lagi pada Juni 2123 yang mencapai 106 menit. Akan tetapi, fenomena alam ini tidak bisa diamati di wilayah Indonesia, sedangkan yang dapat diamati di wilayah Indonesia terjadi pada Juni 2141 yang mencapai durasi 106 menit.

 

Baca juga: Canggih, Robot Ini Bisa Antar Makanan ke Rumah

Aphelion Pengaruhi Lamanya Durasi Gerhana Bulan

Lamanya durasi totalitas Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018 disebabkan oleh tiga hal. Penyebab pertama adalah saat puncak gerhana terjadi, posisi pusat piringan Bulan dekat sekali dengan pusat Umbra Bumi.

Penyebab kedua adalah Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018 terjadi pada saat Bulan di sekitar titik terjauhnya dari Bumi, yang dikenal sebagai titik apoge. Penyebab ketiga adalah pada Juli 2018, Bumi sedang berada di sekitar titik terjauhnya dari Matahari, (aphelion), yaitu yang terjadi pada 6 Juli 2018 pukul 23:47 WIB dengan jarak 152 juta km.

 

Kemungkinan Dampak terhadap Bumi

Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin gerhana bulan total akan berlangsung pada dini hari sampai subuh di Indonesia. Ia mengatakan jika gerhana bulan tersebut tidak akan memiliki dampak banyak, seperti gangguan sinyal dan sebagainya.

Namun, dia tidak bisa menampik jika kemungkinan akan ada pasang maksimum yang biasa terjadi saat purnama.

Planetarium dan Observatorium Jakarta Gelar Acara Melihat Gerhana Bulan Total

Informasi menarik bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan gerhana bulan total. Planetarium dan Observatorium Jakarta kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menikmati Gerhana Bulan Total.

Acara tersebut dimulai pada 27 Juli 2018 pukul 23.00 WIB hingga 29 Juli 2018 pada pukul 06.00 di Plaza Teater Jakarta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini