Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Sekadar Jago Main Game, Ini Tips Menjadi Atlet eSport

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 24 Juli 2018 20:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 24 326 1926832 tak-sekadar-jago-main-game-ini-tips-menjadi-atlet-esport-jhH5DqnPp2.jpg (Foto: Helena Kristiansson/Medium)

JAKARTA - eSports di Indonesia menjadi cabang olahraga yang diperhitungkan. Tahun ini eSports menjadi olahraga eksibisi di gelaran Asian Games 2018.

"Bedakan eSports dengan main gim. Kalau main gim, untuk hiburan, enggak ada tujuan. eSports ini bagian dari olahraga, jadi, banyak yang harus dicapai," kata Ketua Umum Asosiasi eSports Indonesia, Eddy Lim, saat acara diskusi jelang Asian Games bersama NVIDIA di Jakarta, Selasa.

Para atlet eSports membutuhkan cara pikir yang menggunakan banyak logika, Eddy menggambarkan seperti saat memecahkan soal matematika. Maka itu dia menyarankan orang-orang yang ingin menjadi atlet eSports untuk memiliki pengetahuan logika yang baik.

Di samping kemampuan logika, peraturan tidak tertulis lainnya bagi para atlet eSports adalah menguasai teknologi karena gim tidak pernah lepas dari perkembangan teknologi.

 

Eddy mengingatkan dunia eSports sangat kompetitif, tidak semua orang bisa menjadi juara sehingga para pemain pun harus mempersiapkan diri mereka untuk memiliki kemampuan di luar kompetisi, salah satunya dengan pengetahuan tentang teknologi yang baik.

“Kalau tidak jadi atlet, dia punya pengetahuan tentang teknologi, misalnya membuat startup,” kata Eddy.

Baca juga: Pria Ini Dipenjara Gara-Gara Jadi Admin WhatsApp, Kok Bisa?

Eddy menekankan atlet eSports harus bersekolah, salah satunya untuk mengasah kemampuan logika. Dia mengaku pernah mendapat pertanyaan dari orangtua yang ingin anaknya berhenti sekolah agar dapat fokus menjadi atlet eSports.

“Kenapa harus berhenti? Harus persiapkan diri untuk kehidupan selanjutnya, jadi, harus tetap sekolah,” kata Eddy.

Baca juga: Bos Google Ancam Android Tak Gratis Lagi

Pemain eSports umumnya menggeluti dunia tersebut sejak usia belasan tahun, masa kejayaan mereka sekitar usia 17 hingga 25 tahun. Eddy mencontohkan biasanya di usia 27 tahun, masa keemasan atlet eSports menurun.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini