nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cek Prakiraan Cuaca Sebelum Amati Gerhana Bulan Total Malam Ini

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 16:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 27 56 1928293 cek-prakiraan-cuaca-sebelum-amati-gerhana-bulan-total-malam-ini-y8UeznDtH0.jpg Gerhana Bulan Total (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Gerhana Bulan Total (GMT) berlangsung pada 28 Juli 2018 dini hari. Hal tersebut dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Namun, sebelum mengamati gerhana, perlu dicek kondisi cuaca di wilayah-wilayah tertentu agar dapat menyaksikan fenomena gerhana terlama di abad 21 tersebut.

Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Djatmiko mengatakan jika BMKG akan melakukan pengamatan GMT pada Sabtu, 28 Juli 2018 di 20 titik pengamatan.

Titik pengamatan tersebut, yakni di Banda Aceh dengan prakiraan cuaca malam hari cerah berawan dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 37 persen. Di Medan, prakiraan cuaca hujan lokal pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 25 persen.

Pengamatan juga dilakukan di Padang Panjang dengan cuaca cerah berawan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 50 persen.

Kemudian, cuaca di Jakarta Pusat akan cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, di Bandung prakiraan cuaca cerah berawan malam hari dan berawan pada dini hari dengan nol persen tutupan awan.

Gerhana Bulan Total

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Bertepatan dengan Fenomena Selenelion, Apa Itu?

Di Yogyakarta cuaca diprakirakan cerah berawan malam hari dan cerah pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, pemantauan di Karangkates oleh Stageof Karangkates, di Denpasar cuaca berawan pada malam hari dan cerah berawan dini hari dengan tutupan awan 75 persen, Waingapu oleh Stageof Waingapu, di Kupang prakiraan cuaca cerah berawan malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Pemantauan juga dilakukan di Gowa oleh Stageof Gowa, di Makassar oleh BMKG Wilayah IV Makassar dengan prakiraan cuaca berawan pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 37 persen, Palu diprakirakan cuaca hujan lokal pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Di Manado cuaca diprakirakan cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, Ternate cuaca malam dan dini hari diprakirakan cerah berawan dengan tutupan awan 62 persen, Ambon cerah berawan pada malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, Jayapura berawan malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 12 persen serta di Mataram cuaca cerah berawan pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 62 persen.

Gerhana bulan tersebut merupakan gerhana bulan total terlama dalam abad ini, yaitu sekitar 103 menit akan dimulai pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, puncak totalitas gerhana sekitar pukul 03.21 WIB dan gerhana total berakhir 04.14 WIB.

Fenomena alam tersebut akan berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya gerhana parsial berakhir pada pukul 05.19 WIB.

Gerhana Bulan Total

Baca Juga: Ini Dampak Gerhana Bulan Total 28 Juli terhadap Bumi

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini