nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerhana Bulan Total Bisa Disaksikan Live Streaming di Youtube

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 28 Juli 2018 00:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 28 56 1928496 gerhana-bulan-total-bisa-disaksikan-live-steaming-di-youtube-AciXbT8SKM.jpg Gerhana bulan total. (Foto: Lapan)

JAKARTA – Fenomena Gerhana Bulan Total terjadi pada 28 Juli 2018. Wilayah Indonesia bisa menyaksikan fenomena alam tersebut yang dimulai pada pukul 00.13 WIB.

Sebagai informasi, gerhana kali ini akan menjadi fenomena yang istimewa. Hal ini dikarenakan fenomena ini menjadi yang terlama selama 100 abad, dan menampilkan bulan dengan warna merah yang terang atau disebut super-blood moon.

Hary Tirto Djatmiko, kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG, mengatakan perhitungan secara astronomi, GBT pada 28 Juli 2018 posisinya terjadi pada tengah malam.

“Mulai terjadinya gerhana tepat di pukul 00.13 WIB berakhirnya (sekitar) di 06.45 WIB. Durasinya tergolong lama,” jelas dia. Pada saat terjadinya Gerhana Bulan Total, durasinya bisa mencapai 103 menit yang merupakan terlama di abad ke-21.

Anda yang ingin menyaksikan fenomena ini bisa mengakses live streaming LAPAN Sumedang. Saat ini sudah terdapat ratusan pemirsa yang menyaksikan video live streaming tersebut.

Hary menambahkan, gerhana bulan total dengan durasi yang lebih lama diprediksi akan terjadi lagi pada Juni 2123 yang mencapai 106 menit. Namun, tidak bisa diamati di wilayah Indonesia, sedangkan yang dapat diamati di wilayah Indonesia terjadi pada Juni 2141 yang mencapai durasi 106 menit.

Lamanya durasi totalitas Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018 tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah saat puncak gerhana terjadi, posisi pusat piringan Bulan dekat sekali dengan pusat Umbra Bumi.

Faktor kedua adalah Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018 terjadi pada saat Bulan di sekitar titik terjauhnya dari Bumi, yang dikenal sebagai titik apoge. Faktor ketiga adalah pada Juli 2018, Bumi sedang berada di sekitar titik terjauhnya dari Matahari, (aphelion), yaitu yang terjadi pada 6 Juli 2018 pukul 23.47 WIB dengan jarak 152 juta km.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini