Ilmuwan Temukan Bintang yang Melaju Cepat di Alam Semesta

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 29 Juli 2018 09:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 29 56 1928843 ilmuwan-temukan-bintang-yang-melaju-cepat-di-alam-semesta-SFmEMGlW4p.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Para ilmuwan dikabarkan telah menyaksikan bintang yang melaju melewati lubang hitam. Hal ini diklaim mampu memecahkan salah satu misteri alam semesta.

Melansir Independent, Minggu (29/7/2018) ini juga menegaskan untuk pertama kalinya bahwa prediksi Albert Einstein tentang apa yang terjadi pada bintang ketika melewati dekat lubang hitam supermasif sudah benar. Teori tersebut dinamakan teori relativitas, yang telah 100 tahun diramal oleh Einstein.

Ilmuwan asal Jerman tersebut meramalkan bahwa cahaya dari bintang akan direntangkan ke panjang gelombang yang lebih panjang oleh medan gravitasi ekstrem dari lubang hitam, dan bintang itu akan tampak lebih merah, sebuah efek yang dikenal sebagai pergeseran merah gravitasi.

Lengkapnya, teori relativitas Einstein terbukti benar dalam eksperimen ruang besar yang dilakukan sebuah tim ilmuwan di Observatorium Selatan Eropa. Mereka mulai memantau area pusat Milky Way menggunakan teleskop super besar untuk mengamati pergerakan bintang di dekat lubang hitam supermasif 26 tahun yang lalu. Lubang hitam berjarak 26.000 tahun cahaya dari Bumi dan memiliki massa 4 juta kali Matahari.

"Ini adalah pertama kalinya kami dapat menguji langsung teori relativitas umum Einstein di dekat lubang hitam supermasif," kata Frank Eisenhauer, astronom senior di Institut Max Planck untuk Fisika Ekstraterestrial.

Dia menambahkan "Pada saat Einstein, dia tidak bisa memikirkan atau memimpikan apa yang kami tunjukkan hari ini."

 Alam Semesta

Baca Juga: Kenali Lebih Dekat Hujan Meteor Delta Aquariid

Para ilmuwan memilih satu bintang, S2, untuk diikuti. Dengan orbit 16 tahun, mereka tahu itu akan kembali mendekati lubang hitam pada 2018. Lebih dari 20 tahun, keakuratan instrumen mereka telah meningkat dan pada bulan Mei 2018, mereka mampu melakukan pengukuran yang sangat tepat bersama dengan para ilmuwan dari seluruh dunia.

Ini menunjukkan kecepatan orbital bintang meningkat hingga lebih dari 25 juta kph (15,5 juta mph) ketika mendekati lubang hitam.

Panjang gelombang bintang membentang ketika berusaha untuk melarikan diri dari tarikan gravitasi dari lubang hitam supermasif, mengubah penampilannya dari biru menjadi merah, Odele Straub dari Observatorium Paris mengatakan.

Para ilmuwan sekarang berharap untuk mengamati teori fisika lubang hitam lainnya.

"Ini adalah langkah pertama di jalan panjang yang telah dilakukan tim selama bertahun-tahun dan yang kami harap akan berlanjut di tahun-tahun mendatang," kata Reinhard Genzel MPE, yang memimpin tim internasional.

 Alam Semesta

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Bisa Disaksikan Live Streaming di Youtube

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini