nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fenomena Gerhana Bulan Total Curi Perhatian Warga Dunia

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 11:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 30 56 1929189 fenomena-gerhana-bulan-total-curi-perhatian-warga-dunia-zTJ1SS3oax.jpg (Foto: The Verge)

JAKARTA - Bulan yang berwarna merah darah saat bergerak menuju bayangan Bumi dalam gerhana bulan terpanjang selama abad ke-21 memesona para pengamat bintang di berbagai belahan dunia antara Jumat malam dan Sabtu dini hari.

Dari Cape of Good Hope sampai Timur Tengah dan dari Kremlin sampai Pelabuhan Sydney, ribuan orang mengarahkan pandangan ke bintang-bintang untuk melihat bulan, yang berubah gelap sebelum bercahaya oranye, kecokelatan dan merah tua dalam bayangan Bumi.

Gerhana total berlangsung satu jam, 42 menit, dan 57 detik, meski gerhana sebagian mendahului dan menyusul, yang artinya bulan menghabiskan total hampir empat jam di bayangan umbra Bumi menurut Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Gerhana paling penuh bisa dilihat dari Eropa, Rusia, Afrika, Timur Tengah, serta sebagian besar Asia dan Australia meski awan menutupi bulan di beberapa tempat. Namun gerhana tidak bisa dilihat dari Amerika Utara atau kebanyakan wilayah Pasifik.

 

Reuters memetakan gerhana dari berbagai bagian dunia, menangkap kilau oranye dan merah bulan di atas Kairo; Kuil Poseidon di Cape Sounion, dekat Athena; desa Bavaria Raisting di Jerman; pantai Rio di Brazil; dan Johannesburg.

Baca juga: Intip Foto-Foto Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Di Nairobi, warga Kenya melihat bulan saat menjadi gelap. "Tentang semua inilah hidup: momen-momen magis seperti ini," kata Teddy Muthusi saat menyaksikan gerhana dari Uhuru Park di Nairobi.

Di tepi Sungai Gangga, India, kuil-kuil ditutup menjelang gerhana. Sementara orang-orang yang antusias menyaksikannya menggunakan teleskop di Marina South Pier di Singapura dan Observatorium Al Sadeem di Al Wathba dekat Abu Dhabi.

 

Baca juga: Xiaomi Pocophone F1 Diperkuat Snapdragon 845, Berapa Harganya?

Ratusan orang di Australia membayar untuk menyaksikan gerhana dari Observatorium Sydney sebelum matahari terbit.

Di Indonesia, orang-orang juga menyaksikan gerhana, dan warga muslim mendirikan shalat khusuf di masjid-masjid.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini