Menkominfo Pantau Kesiapan Spektrum Frekuensi Radio Asian Games di GBK

Anggita Nurlitasari, Jurnalis · Sabtu 18 Agustus 2018 12:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 18 54 1938230 menkominfo-pantau-kesiapan-spektrum-frekuensi-radio-asian-games-di-gbk-LlAmXCay8Z.jpg Menkominfo Rudiantara (Foto: Ist)

JAKARTA - Pembukaan event olahraga terbesar di Indonesia yaitu Asian Games akan berlangsung pada hari ini atau 18 Agustus 2018. Ini merupakan ajang perlombaan bergengsi se-Asia yang dilaksanakan di kota Jakarta dan Palembang.

Berbagai persiapan Asian Games pun telah dilakukan dengan sangat teliti dan melibatkan banyaknya partisipan, tidak terkecuali pada pembukaan nanti malam.

Pelaksanaan AG juga membutuhkan pengamanan spektrum frekuensi radio pada event opening, pertandingan dan closing. Selama perhelatan berlangsung, spektrum sangat dibutuhkan untuk komunikasi data scooring, sarana check poin, broadcasting dan komunikasi radio lainnya.

Menteri Kominfo, Rudiantara memberikan arahan kepada pasukan pengamanan spektrum frekuensi radio di Stadion Utama GBK pada Zona 11 dalam kegiatan Apel Siaga Pengamanan Spektrum Frekuensi Radio Asian Games yang dilaksanakan hari ini.

 

Pasukan disiapkan untuk tugas pengamanan spectrum frekuensi Asian Games agar terhindar dari interferensi.

“Nanti malam ada acara yang besar yang juga didukung pengguna spectrum frekuensi yang besar bagi event organizer dan juga bagi sarana Wi-Fi yang semuanya perlu diamankan,” tegas Rudiantara, Sabtu (18/8/18).

Baca juga: 4 Hero Mobile Legends yang Jago Kabur saat Diserang

Rudiantara menambahkan, “malam ini dan hari-hari berikutnya ada 30 orang petugas pengamanan spektrum frekuensi radio yang akan dilakukan untuk menghindari interferensi yang diakibatkan penggunaan radio yang bertabrakan sehingga terjadinya blankspot, makanya dalam stadion utama ini digunakan Wi-Fi raksasa untuk digunakan pengunjung pada pembukaan nanti malam”.

 

Baca juga: 5 Startup Asal Indonesia yang Sukses di Kancah Nasional

Lebih lanjut, Rudiantara juga mengunjungi monitoring center Telkom di GBK dan menunjukkan lalu lintas data dan point-point system yang harus diamankan spektrum frekuensinya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini