Share

5 Font Klasik yang Masih Tren Saat Ini

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 22 207 1939937 5-font-klasik-yang-masih-tren-saat-ini-LAm9Tfxbih.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Saat ini sudah ada begitu banyak jenis font atau tipografi. Bahkan, banyak yang dirilis setiap waktunya dengan kualitas yang lebih baik serta gratis. Menariknya ada 5 jenis tipografi klasik yang masih trend hingga saat ini. Apa saja? Berikut seperti Okezone rangkum dari laman Creative Bloq, Kamis (23/8/2018)

1. Futura

Font 1

Tipografi ini dirancang oleh Paul Renner dan dirilis pada tahun 1927. Futura mungkin telah melewati usia tua, yakni 90 tahun, tetapi popularitas tipografi ikonik tidak menunjukan tanda memudar. Bahkan jenis font tersebut telah digunakan oleh berbagai merek, termasuk Alfa Romeo, Cisco, Domino's Pizza, Gillette dan banyak lagi.

 

2. Caslon

 Font 2

Meskipun datang dalam berbagai varietas dan sentuhan modern, tipografi ini tetap mempertahankan tampilan, gaya lama organik dan menunjukan bahwa ia didirikan pada abad ke-18. Caslon secara singkat pernah jatuh dari popularitas selama awal abad ke-19, tetapi pulih dan sekarang berada dalam buku, artikel jurnal, ensiklopedi dan banyak lagi.

3. Garamond

Font 3

Tipografi ini dirancang oleh orang Paris bernama Claude Garamond pada abad ke-16. Sejarahnya dapat ditelusuri kembali lebih jauh ke 1495. Lebih lanjut, desain mengikuti model serif Old Style yang awalnya didirikan oleh Venetian printer Aldus Manutius. Serta dirancang oleh punchcutter Francesco Griffo. Baik Garamond dan Caslon mempertahankan tampilan dan nuansa yang alami, hampir seperti tulisan tangan, tetapi dengan struktur yang kuat dan tak lekang oleh waktu.

4. Clarendon

Font 4

 Clarendon mulai populer sekitar tahun 1845. Desain aslinya diukir oleh punch-cutter bernama Benjamin Fox dan dikreditkan ke Robert Besley, mitra dalam jenis pengecoran Thorowgood and Co.

Popularitas Clarendon sedemikian rupa sehingga tampilan banyak ditiru. Meskipun banyak jenis font Clarendon, tipografi ini memiliki keunikannya sendiri. Faktor yang mendukung adalah huruf tebal dan padat dengan berat goresan yang relatif seragam dan serpihan lempengan yang agak meruncing. Hingga saat ini font tersebut masih populer di pencetakan letterpress dan woodblock.

5. Akzidenz Grotesk

Font 5

 Helvetica telah menjadi tipografi yang mendefinisikan seluruh generasi desainer grafis yang menganut prinsip desain Swiss pertengahan abad ke-20 atau dikenal sebagai Gaya Tipografi Internasional. Tapi Helvetica ternyata mengikuti jejak Akzidenz Grotesk, jenis sans-serif yang awalnya dirilis oleh Berthold Type Foundry yang berbasis di Berlin. Tipografi ini pertama kali dirilis pada tahun 1898, hampir 50 tahun sebelum Helvetica.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini