Australia Larang ZTE dan Huawei Pasok 5G, Ini Alasannya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2018 07:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 23 54 1940549 australia-larang-zte-dan-huawei-pasok-5g-ini-alasannya-b5Fm71qF6L.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Australia telah melarang produsen peralatan jaringan telekomunikasi China, yakni Huawei dan ZTE untuk memasok produk 5G. Dilansir dari laman Tech Radar, pemerintah Australia mengungkapkan alasan bahwa penggunaan pemasok tertentu merupakan risiko yang tidak dapat diterima.

Inti keprihatinannya adalah arsitektur jaringan. Menurut mereka, jaringan 5G di masa mendatang akan memungkinkan operator untuk memindahkan fungsi tertentu dari inti ke tepi jaringan, suatu proses yang akan mengurangi latensi dan memungkinkan aplikasi seperti Industri Internet of Things (IoT), mobil yang terhubung, bahkan pembedahan robotik.   

Pemindahan fungsi ini, diklaim dapat meningkatkan kemungkinan ancaman. "Meskipun kami dilindungi sejauh mungkin oleh kontrol keamanan saat ini, jaringan baru, dengan kompleksitas yang meningkat, akan membuat perlindungan saat ini tidak efektif dalam 5G," kata pernyataan resmi dari pemerintah Australia.

Dia menambahkan, “Oleh karena itu, Pemerintah memiliki ekspektasi penerapan kewajiban TSSR sehubungan dengan keterlibatan vendor pihak ketiga dalam jaringan 5G, termasuk evolusi jaringan yang mengarah ke jaringan 5G".

 

Lebih lanjut, pemerintah Australia menganggap bahwa keterlibatan vendor kemungkinan akan dikenakan arahan di luar hukum dari pemerintah asing (di sini China) yang bertentangan dengan hukum Australia.

Baca juga: Galaxy Note 9 Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasinya

Sebagai informasi, Huawei telah mengungkapkan kekecewaannya atas hal tersebut. “Ini adalah hasil yang sangat mengecewakan bagi konsumen. Huawei adalah pemimpin dunia dalam 5G dan telah mengirim teknologi nirkabel dengan aman di Australia selama hampir 15 tahun. Seperti Amerika Serikat, Australia telah lama mengkhawatirkan keamanan peralatan Huawei karena dugaan hubungan dengan pemerintah China. Namun, tidak seperti AS, Huawei tidak pernah terdesak keluar dari pasar dan telah menjadi pemasok di pasar Australia selama 15 tahun dan menghitung Vodafone, Optus dan TPG di antara basis pelanggannya," kata pihak Huawei Australia.

 

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Ini Spesifikasi dan Harga Oppo F9

Huawei terlebih membantah tuduhan koneksi dengan Beijing dan mengatakan pihaknya mematuhi undang-undang dari 170 negara yang beroperasi dan telah melakukan investasi 5G yang signifikan di Inggris, Kanada dan Selandia Baru.

(ahl)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini