Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Doyan Main Game dari SD, Ini Cerita 2 Atlet eSports di Asian Games

Antara, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 11:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 28 326 1942395 doyan-main-game-dari-sd-ini-cerita-2-atlet-esports-di-asian-games-H7DrEsoY1g.jpg Elga dan Setia (Foto: Instagram)

JAKARTA – Perhelatan Asian Games 2018 menjadi perhatian masyarakat di Indonesia bahkan Asia. Menariknya, salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games ialah eSports.

 Hal ini membuat, pemain game tahun ini memiliki kesempatan mengharumkan nama Indonesia lewat olahraga elektronik alias eSports yang jadi bagian Asian Games 2018. Meskipun, eSports masih jadi pertandingan demonstrasi atau eksibisi sehingga perolehan medali tidak dihitung untuk peringkat negara peserta di pesta olahraga terbesar Asia ini.

 Adapun enam game yang dipertandingkan, yaitu Arena of Valor, Clash Royale, League of Legends, Starcraft II, Hearthstone dan Pro Evolution Soccer (PES) 2018.

 Khusus game yang terakhir, PES dulu dikenal sebagai Winning Eleven, popularitasnya memang sudah terasa di Indonesia sejak bertahun-tahun lalu. Dua atlet eSports untuk game bertema sepak bola itu juga sudah familier sejak belia, yakni Elga Cahya Putra dan Setia Widianto.

Elga Cahya Putra (20) sering bermain game di PlayStation (PS) ketika masih duduk di bangku SD. Selain bermain di rumah, dia juga kerap bermain di tempat rental agar bisa bertanding dengan temannya.

 Salah satu wakil Indonesia, Elga menuturkan ia masih menyempatkan diri untuk mengasah kemampuannya bermain game PES hingga sekarang. Utamanya ketika tidak disibukkan dengan tugas-tugas kuliah sebagai mahasiswa jurusan Agroteknologi di Lampung. Saat senggang ia bermain dua hari sekali, namun saat sibuk ia cuma sempat main sepekan sekali.

PES 2018

Baca Juga: 6 Game yang Dipertandingkan dalam eSports Asian Games 2018

"Dari dulu saya selalu main PES karena gamenya seru, enggak pernah main yang lain,” tutur mahasiswa yang gemar bermain futsal di kampus.

 Berhubung konsol game yang ada di rental lebih mutakhir ketimbang di rumahnya, penggemar Wayne Rooney itu lebih sering bermain di tempat rental. Sayangnya, bermain di tempat rental tak bisa sebebas bermain di rumah dalam segi durasi.

 "Paling lama lima jam, nanti duitnya habis," kata Elga.

Kesempatan berpartisipasi di Asian Games 2018 muncul ketika pria kelahiran 19 November 1997 itu memenangi runner up pertandingan kualifikasi untuk lolos jadi atlet eSports mewakili Indonesia.

Awalnya Setia Widianto didampingi oleh Rizky Faidan untuk jadi utusan Indonesia. Namun, Rizky terpaksa mundur karena usianya baru 15 tahun, sementara atlet eSports disyaratkan berumur minimal 16 tahun. Posisi ini akhirnya jatuh pada Elga yang menang kualifikasi sebagai runner up.

Dia tak menyangka kegiatan yang awalnya hanya hiburan itu membuatnya bisa masuk ke ajang bergengsi. Orangtua yang tadinya pernah memarahi dia lantaran sering bermain game akhirnya memberi dukungan agar bisa bermain secara optimal pada pertandingan nanti. Dia akan berusaha bermain tanpa beban agar performanya lebih memuaskan.

“Saya senang bisa mewakili Indonesia. Kalau beban, susah nanti mainnya,“ ujar Elga

Dalam pertandingan PES 2018, dia tak cuma bisa mengandalkan kemampuan individu. Elga juga harus bekerjasama dengan Setia Widianto, rekan setim yang bakal diandalkan untuk pertandingan dua lawan dua.

Lebih lanjut, nantinya para peserta PES bersaing dalam format round-robin dengan total tiga pertandingan. Ada pertandingan satu lawan satu dan dua lawan dua. Setia dari Bandung dan Elga dari Lampung baru menjajal kekompakan mereka beberapa hari lalu saat berlatih bersama di Jakarta.

"Latihan terus nih mumpung sudah sama Elga," ujar Setia.

Gamer kelahiran Cianjur pada 11 Maret 1996 itu adalah juara kualifikasi nasional PES, tiket menjadi atlet eSports tahun ini. Game adalah hiburan yang mengisi masa kecil juara 1 turnamen U-19 PES2016 di Jakarta.

"Memang orangtua beliin konsol. Saya biasa main PlayStation game bola, Winning Eleven, tutur penyuka olahraga futsal itu.

Permainan ini mulai diseriusi tiga tahun silam ketika ia sudah menjadi mahasiswa jurusan manajemen di perguruan tinggi Bandung. Juara 1 Region Bandung PES2017 ini bergabung dengan komunitas PES untuk mencari teman bertanding.

Dia rajin mengikuti turnamen-turnamen hingga akhirnya terpilih menjadi utusan negara untuk pesta olahraga terbesar di Asia. Tak cuma membuktikan kemampuannya, keberhasilan Setia mewakili Indonesia turut menumbuhkan kebanggaan di hati orangtua.

“Mama senang, enggak sia-sia dulu enggak larang anaknya main game,” ujar peraih juara 2 turnamen World of Gaming PES2017 di Yogyakarta itu.

Persiapan untuk Asian Games sempat teralihkan karena Setia pada saat yang bersamaan juga sedang menyelesaikan skripsi. Ia baru saja menjalani sidang skripsi pada 14 Agustus lalu. Untungnya pihak kampus juga mendukung keterlibatan Setia di Asian Games.

Meski ada revisi yang harus dikerjakan, ia justru diberikan kelonggaran agar fokus pada latihan untuk Asian Games. Ada delapan negara yang berkompetisi di Pro Evolution Soccer. Mereka dibagi jadi dua grup. Grup A terdiri dari Iran, Hong Kong, Kazakhstan dan Malaysia, sementara Grup B diisi Indonesia, Vietnam, Jepang dan India. 

Jepang dan Vietnam dianggap sebagai lawan tangguh oleh Setia karena pemain dari dua negara lebih berpengalaman dari Indonesia.

“Vietnam sudah tiga tahun terakhir juara terus,” ungkap dia.

Sama seperti atlet di olahraga tradisional, Setia juga menganalisa karakteristik permainan lawan untuk membuat strategi agar bisa merebut kemenangan. Menjelang pertandingan pada 1 September mendatang, dia dan Elga masih terus berlatih dan menjaga kesehatan agar kondisi tubuhnya prima pada hari H.

Untuk informasi, PES adalah seri game keluaran perusahaan Konami yang awalnya dikenal sebagai game konsol pada 1995. Kini, game ini juga tersedia dalam platform lain, yakni perangkat komputer, PlayStation, Xbox One juga perangkat seluler. Secara global, seri game ini sudah terjual lebih dari 100 juta kopi.

PES 2018

 Baca Juga: Gamer Fortnite di PS4 Bisa Tanding Lawan Gamer PC

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini