Teknisi Klaim Temukan Puing MH370 di Google Maps, Ini Fotonya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 07 September 2018 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 07 207 1947594 teknisi-klaim-temukan-puing-mh370-di-google-maps-ini-fotonya-RJ5QJKJeNU.jpg Foto Penampakan MH370 (Foto: New York Post)

JAKARTA - Seorang teknisi teknologi asal Inggris mengakui jika dirinya telah menemukan puing pesawat MH370. Dia adalah Ion Wilson yang mengklaim jika pesawat yang lenyap pada tahun 2014 dengan 239 orang hilang itu telah ia temukan di Google Maps, tepatnya di hutan Kamboja.

Dilansir dari laman New York Post, Jumat (7/9/2018), gambar-gambar di Google Maps menunjukkan garis besar dari bagian pesawat terbang langsung di bawah satelit yang memotretnya. Wilson yakin akan temuan tersebut, dan berencana untuk mengunjungi situs untuk memecahkan salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan.

"Mengukur penampakan Google, Anda melihat sekitar 69 meter (226 kaki), tetapi tampaknya ada celah antara ekor dan bagian belakang pesawat. Hanya sedikit lebih besar, tapi ada celah yang mungkin akan menjelaskan itu. MH370 hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014," kata dia kepada Daily Star.

Dia menambahkan, "Saya ada di sana (Google Earth), beberapa jam di sini, beberapa jam di sana. Jika Anda menambahkannya, saya menghabiskan waktu berjam-jam mencari tempat-tempat yang bisa dilewati pesawat. Dan pada akhirnya, karena Anda dapat melihat tempat di mana pesawat itu berada. Ini benar-benar bagian paling hijau dan paling gelap yang bisa Anda lihat".

Biro Penyelidikan Arsip Pesawat Udara mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengesampingkan penampakan Wilson di Google Earth. Pada Juli 2018, pemerintah Malaysia merilis temuan penyelidikan mereka yang mengakui bahwa mereka masih tidak tahu apa yang terjadi pada pesawat MH370.

Google

Baca Juga: Samsung Galaxy Watch Resmi Dirilis, Ini Penampakannya

Pihak Malaysia juga menunjukkan bahwa pesawat itu sengaja dihilangkan dan tidak menutup kemungkinan bahwa pesawat itu mungkin telah dibajak oleh "pihak ketiga". Pemerintah Malaysia hanya akan membuka kembali penyelidikan jika bukti baru muncul.

Salah satu teori adalah bahwa Kapten Zaharie Ahmad Shah dengan sengaja menjatuhkan pesawat, yang menyimpang sebelum terjun ke Samudra Hindia dan menewaskan 239 orang.

Namun, laporan oleh tim investigasi keselamatan resmi tidak menyalahkan individu dan tim belum dapat menentukan mengapa pesawat berubah arah dan akhirnya jatuh.

Sementara itu, Kepala penyelidik Dr. Kok Soo Chon mengatakan kepada wartawan bahwa timnya yakin pesawat berada di bawah kendali manual dan sengaja dibuat jatuh.

Dia mengatakan, "Kami tidak dapat menentukan apakah pesawat itu diterbangkan oleh siapa pun selain pilot. Kami juga tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa ada yang melanggar hukum gangguan oleh pihak ketiga".

Berbicara tentang mengapa pesawat itu menyimpang ribuan mil dari jalurnya, ia berkata, "Autopilot harus dilepas". Dia melanjutkan, “Itu harus ada di manual. Kami telah melakukan tujuh tes simulator, simulator penerbangan, tiga di ketinggian dan empat pada kecepatan rendah dan kami menemukan pergantian itu memang dilakukan di bawah panduan, bukan autopilot”.

Google

Baca Juga: Ditemukan Hiu Pertama Pemakan Tumbuhan, Ini Wujudnya

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini