Kura-Kura Terancam Punah Sebabkan Ketidakseimbangan Ekosistem Laut

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Senin 17 September 2018 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 17 56 1951772 kura-kura-terancam-punah-sebabkan-ketidakseimbangan-ekosistem-laut-tUXoKOaNYF.jpg (Foto: CBC.ca)

JAKARTA – Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Hewan ini dibagi menjadi 3 yaitu Penyu, Bulus dan Kura-kura. Makhluk penghuni laut ini telah menghuni Bumi sejak lebih dari 2 juta tahun, di mana mereka sudah lebih hidup lebih dulu dari Dinosaurus.

Kura-kura telah menemukan kecocokan mereka dengan manusia modern. “Kura-kura berkontribusi pada kesehatan lingkungan, termasuk gurun, lahan basah, air tawar dan ekosistem laut, dan penurunan kura-kura dapat menyebabkan efek negatif pada spesies lain termasuk manusia, yang belum terlihat,” ucap Jeffry Lovich, pemimpin Tim AS Survei Geologi di Flagstaff, Arizona, seperti dilansir Cosmos Magazine, Senin (17/9/2018).

Ini menunjukan bahwa kura-kura adalah yang paling terancam punah dari kelompok vertebrata di planet ini. Dari 356 spesies kura-kura di seluruh dunia sekira 61% terancam atau sudah punah, korban dari perusakan habitat, eksploitasi berlebihan untuk hewan peliharaan dan makanan, penyakit serta perubahan iklim.

Puluhan juta kura-kura diperkirakan ada di laut Karibia pada 2 abad lalu. Sekarang, mereka diperkirakan berjumlah puluhan ribu. Seperti yang ditujukan oleh studi ini bahwa hilangnya kura-kura akan memiliki efek buruk pada berbagai sistem.

 

Kebiasaan makan kura-kura yang beragam berkontribusi pada peran yang luas dalam ekosistem laut. Hewan ini bisa herbivora, omnivora, karnivora.

Tanpa kura-kura ekosistem menjadi sangat tidak seimbang. Contohnya Terrapin berlian, kura kura jenis ini memakan siput periwinkle karena periwinkle merupakan siput pemakan rumput pada karang atau di dasar laut, kalau kura kura menghilang makan rumput pada laut akan menjadi tandus.

Baca juga: Aplikasi Path Resmi Ditutup Hari Ini

Kura-kura juga sering membersihkan limbah dan penyumbang utama aliran energi melalui ekosistem. Pada studi di Australia, kura-kura mengonsumsi kira kira 430 ton bangkai per hari selama 358.000 hektar selama musim panas.

Kura-kura juga menyebarkan benih untuk puluhan spesies tanaman, untuk beberapa tanaman, penyu mungkin satu-satunya cara penyebaran benih. Pada spesies ini biji lebih cepat tumbuh setelah melewati saluran pencernaan kura kura.

 

Namun, sekarang kura-kura sudah mulai terancam punah karena lingkungan yang tercemar dan ulah manusia. Contohnya kura-kura raksasa Pinta (Chelonoidis abingdonii) menjadi punah pada 2012 yang mati di kepulauan Galapagos. Hanya 4 kura-kura tempurung lembut raksasa Yangtze yang masih hidup yang sekarang berada di penangkaran.

Baca juga: Galaxy Note 9 Meledak, Samsung Digugat di AS

Kabarnya, kura-kura bintang Burma dan kura kura laut barat adalah reptil paling langka di Australia.

“Tingkat hilangnya penyu yang mengkhawatirkan bisa sangat mempengaruhi bagaimana fungsi ekosistem dan struktur komunitas biologis di seluruh dunia,” ucap Josh Ennen, salah satu penulis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini