Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alibaba Luncurkan Chipset Bertenaga AI Tahun Depan?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 20 September 2018 08:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 19 207 1952862 alibaba-luncurkan-chipset-bertenaga-ai-tahun-depan-AEGy8jG1pJ.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Alibaba membentuk perusahaan semikonduktor, Pingtouge. Perusahaan mengumumkan rencana untuk merilis prosesor kuantum yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) buatannya sendiri.

Ini sejalan dengan prediksi e-commerce raksasa tersebut, di mana untuk mendukung meningkatnya bisnis Cloud dan Internet of Things (IoT).

Dilansir dari laman ZDNet, Rabu (19/9/2018) capaian tersebut didorong dengan lembaga penelitian dan pengembangan China (R & D) arm Damo Academy. Penelitian ini untuk mengembangkan chip AI pertama yang dikembangkan di Alibaba pada paruh kedua tahun depan.

"Chip AI baru ini memiliki potensi untuk mendukung teknologi yang digunakan dalam mengemudi otonom, smart city, dan logistik cerdas," kata pihak Alibaba pada konferensi komputasi andalan tahunan yang diadakan pada 18 September 2018.

 

Selain itu, e-commerce raksasa China itu juga mengungkapkan tentang rilis produk baru seperti Anti-Bot Service dan jejak data centre di Asia-Pasifik sebagai pembeda utama terhadap saingan Cloud, Amazon Web Services dan Google.

Pakar pembelajaran mesinnya juga mendesak perlunya pemerintah yang ingin membangun smart city, seperti Singapura, untuk memastikan warga negaranya mendapatkan manfaat dari inisiatif tersebut.

Baca juga: Sony Lahirkan Kembali 'PlayStation Classic' dengan Wujud Mini

Pada April 2018, Alibaba mengakuisisi vendor desain sirkuit terpadu, Hangzhou C-Sky Microsystems, untuk memastikan kapabilitas pembuatan chip dengan AI.

Alibaba CTO Jeff Zhang mengatakan, "Bergerak ke depan, kami yakin keuntungan kami dalam algoritma, kecerdasan data, daya komputasi, dan pengetahuan domain di belakang keanekaragaman ekosistem Alibaba akan menempatkan kami pada posisi yang unik untuk memimpin terobosan teknologi nyata dalam area yang mengganggu, seperti teknologi quantum dan chip".

Zhang menambahkan bahwa pengembangan baik perangkat lunak maupun perangkat keras diperlukan untuk menyediakan komputasi yang diperlukan untuk lebih cepat menganalisis data dengan biaya rendah.

 

Baca juga: WhatsApp Tak Bisa Bekerja di Jutaan Pengguna Ponsel, Ada Apa?

Google juga menawarkan chip AI yang pertama kali diumumkan pada 2016 dan saat ini dalam generasi ketiga. Bahkan Tensor Processing Unit (TPU) 3.0 disebut-sebut menjadi delapan kali lebih kuat dari pendahulunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini