Google Jelajah Danau Toba hingga 360 Km untuk Layanan Street View

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 25 September 2018 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 25 207 1955369 google-jelajah-danau-toba-hingga-360-km-untuk-layanan-street-view-nyFOKZq3vG.jpg (Foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)

SIMALUNGUN - Perusahaan raksasa digital, Google, menurunkan platform kamera terbarunya bernama Trekker untuk menyajikan imagi virtual kawasan Danau Toba di aplikasi Google Street View. Demi kesempurnaan imagi di layanan itu, Google bahkan mengerahkan alat tersebut untuk menjelajahi kawasan Danau Toba sejauh 360 kilometer.

Hal itu dikatakan, Public Policy Senior ‎Analyst Google Indonesia, Ryan Raharjo saat meluncurkan Google Street View Danau Toba di Niagara Hotel l, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Selasa siang (25/9/2018).

Ryan menjelaskan, Trekker adalah platform kamera yang menggunakan sistem kamera Street View dan menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan yang digunakan. Trekker sendiri, terdiri dari 15 lensa di bagian atas tiang, masing-masing menunjuk ke arah berbeda. Dengan itu, menunjukan panorama keindahan Danau Toba dengan tampilan 360 derajat.

Trekker dikenakan oleh operator yang berjalan melalui trotoar atau jalan setapak dengan berjalan kaki, di perairan trekker menggunakan moda transportasi air. Untuk acara ini trekker berada di atas perahu tradisional selama 8 hari dengan jelajah pengambilan gambar sejauh 360 kilometer.

 

Baca juga: Dua Pendiri Instagram Mundur dari Facebook, Ada Apa?

"Dengan layanan ini, Google ikut serta mempromosikan Danau Toba di Sumatera Utara. Kami merekam keindahan alam Danau Toba dengan menggunakan teknologi Trekker. Dengan itu, wisatawan dapat mengetahui secara detail keberadaan Danau Toba melalui ponsel pintar (smartphone) mereka," kata Ryan saat peluncuran.

"Ryan mengaku peluncuran layanan ini menjadi komitmen Google untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempromosikan keindahan Danau Toba, sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas. Di mana dengan diluncurkan ‎Google Street View untuk memudahkan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Danau terbesar di Asia itu. Ini sesuai dengan misi Google memberikan informasi lebih jelas dan mudah diakses.

 

"Kepada dunia ‎serta dapat menginspirasi lebih banyak wisatawan dalam negeri dan luar negeri untuk datang langsung mengunjungi Danau Toba," tutur Ryan.

Baca juga: Chip Kirin 980 Lebih Canggih Ketimbang A12 Bionic Buatan Apple?

Selain itu, menghadirkan gambar Street View Danau Toba. Google juga menghadirkan pelaku usaha UKM di Danau Toba untuk dapat muncul di hasil pencarian Google Search melalui program Google Bisnisku.

"Besar harapan kami, insiatif yang kami lakukan tidak hanya dapat memajukan sektor pariwisata. Tetapi, juga mendorong perkembangan UKM di Indonesia melalui platfrom digital," kata Ryan.

Google menyebutkan peluncuran Google Street View di Danau Toba berkat dukungan dari Kementerian Pariwisata, Badan Pelaksanaan Otoritas Danau Toba (BPODT) dan Pemerintahan Kabupaten Simalungun dan Pemerintah Kabupaten Samosir.‎

Sementera itu, Google sudah mengembangkan Street View di sejumlah destinasi wisata di Indonesia, seperti beberapa candi bersejarah Borobudur, Mendut, Prambanan, dan lainnya.

Selain itu, ada pula pengambilan gambar untuk Museum, di antaranya Museum Nasional, Situs Manusia Purba Sangiran, bahkan untuk Raja Ampat di Papua Barat, dilakukan pengambilan gambar underwater Street View.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini