Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Batas Aman Durasi Menggunakan Media Sosial untuk Anak?

Anggita Nurlitasari, Jurnalis · Minggu 30 September 2018 14:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 30 207 1957656 berapa-batas-aman-durasi-menggunakan-media-sosial-untuk-anak-nyYF9pl7FT.jpg (Foto: News.sky)

JAKARTA - Para ahli medis telah diinstruksikan oleh pemerintah untuk menyusun pedoman resmi mengenai penggunaan media sosial di tengah kekhawatiran atas dampaknya pada kesehatan mental anak.

Dilansir laman News Sky, Minggu (30/9/2018), Sekretaris Kesehatan, Matt Hancock telah meminta kepala petugas medis Inggris, Dame Sally Davies untuk mulai mempersiapkan panduan resmi tentang batas waktu aman bermain media sosial.

Dalam sebuah wawancara dengan Observer sebelum konferensi partai Konservatif, Mr Hancock mengatakan bahwa dia "sangat khawatir" sebagai ayah dari tiga anak karena semakin banyak bukti efek yang merugikan pada kesehatan kaum muda. Pada surat kabar, Hancock juga mengatakan, "Penggunaan tidak terbatas (media sosial) oleh anak-anak muda berisiko sangat merusak kesehatan mental mereka. Jadi saya telah meminta kepala petugas medis untuk memajukan bimbingan formal tentang penggunaannya oleh anak-anak".

 

Sebagai informasi, beberapa platform media sosial termasuk Facebook dan Instagram, telah bergerak untuk mengurangi kekhawatiran adanya kecanduan dengan memperkenalkan alat yang memungkinkan pengguna untuk memantau dan membatasi waktu mereka pada layanan. Namun Hancock mengecam kedua platform tersebut karena kurangnya pengaturan aturan tentang batasan usia.

Baca juga: Hasil Foto Selfie iPhone XS Dinilai 'Terlalu Bagus'

"Ketentuan referensi Facebook dan Instagram mengatakan, Anda tidak boleh menggunakannya jika berusia di bawah 13 tahun. Dan WhatsApp tidak boleh digunakan jika berusia di bawah 16 tahun, tapi mereka tidak melakukan apa pun untuk melakukan itu," katanya kepada Observer.

 

Baca juga: Tsunami Palu, Netizen Ramaikan #PrayforSulteng di Twitter

Kampanye publik dari Royal Society of Public Health (RSPH) seperti Scroll Free September juga telah diluncurkan untuk mendorong orang untuk mengurangi penggunaan media sosial.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini