nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Temukan Alat Analisis DNA Canggih untuk Perangi Kejahatan

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 05 Oktober 2018 12:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 05 56 1960030 peneliti-temukan-alat-analisis-dna-canggih-untuk-perangi-kejahatan-D9IogQIlHN.jpg Ilustrasi DNA (Foto: Youtube)

JAKARTA – Tim forensik tampaknya akan segera memiliki alat baru untuk menangkap penjahat. Pasalnya, Tim dari Universitas Flinders Australia Selatan tengah mengembangkan teknologi baru yang dapat diterapkan di TKP dan membantu tim forensik menetapkan siapa yang ada disana dan kapan.

Dilansir dari laman Xinhuanet, Jumat (5/10/2018) salah seorang peneliti, Adrian Linacre mengatakan jika alat ini mengisi celah dalam alat analisis DNA saat ini dan memiliki kemampuan kecepatan yang lebih baik.

"Sangat sulit untuk melihat siapa yang shedder, apa yang telah kami kembangkan adalah cara yang sangat sederhana dalam satu menit atau lebih kita dapat bekerja jika seseorang adalah shedder dan itu sangat berguna," katanya.

Dia menambahkan "Pewarna mengikat dalam beberapa detik, pastinya dalam 10 detik kita bisa melihat semua DNA yang ada di sana, dan kita bisa menghitungnya.

Dia melanjutkan alat ini nantinya akan menghitug jumlah materi seluler yang muncul dengan titik hijau.

DNA

Baca Juga: Sony Xperia Terbaru dengan Dual Kamera Saingi Samsung

“Kami tahu jika seseorang adalah shedder berat atau shedder yang buruk,” imbuh dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa alat ini mampu untuk mendeteksi seseorang, bahkan jika sidik jarinya lecet. Pasalnya, alat ini nantinya akan mengambil beberapa DNA yang tertinggal dan yang terpenting mengambil sampel yang nantinya mampu mencari tahu siapa sidik jari yang tertinggal atau menyentuh barang bukti.

Tim Linacre juga menemukan bahwa laki-laki secara khusus melepaskan DNA lebih banyak daripada perempuan dan ibu jari meninggalkan jejak DNA yang paling akurat.

"Kami juga menemukan orang-orang secara konsisten mengeluarkan jumlah yang sama sehingga tidak masalah ketika Anda menguji tersangka atau tangan mana yang Anda gunakan, disana selalu merupakan DNA yang tinggi."

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini