Ini Kata Ilmuwan soal Fenomena Hujan Meteor

Anggita Nurlitasari, Jurnalis · Senin 08 Oktober 2018 06:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 06 56 1960531 ini-kata-ilmuwan-soal-fenomena-hujan-meteor-d8gqJoF3fN.jpg Ilustrasi (Foto: Sky & Telescope)

JAKARTA- Pekan ini di klaim akan terjadi fenomena hujan meteor, yakni Draconid yang memiliki puncak pada 8-9 Oktober 2018. Menurut para ilmuwan di Planetarium Abrams, hujan meteor memang benar-benar terjadi beberapa kali sepanjang tahun.

Tetapi terdapat hujan meteor khusus yang selalu terjadi pada petengahan bulan Agustus yakni hujan meteor Perseid.

Dilansir laman Wlns, Senin (8/10/18) menurut para ilmuwan hujan meteor merupakan peristiwa yang terjadi ketika bumi melewati puing-puing yang ditinggalkan oleh komet yang melewati orbit beberapa kali.

Meteor

Baca Juga: Hujan Meteor Draconid Bakal Hujani Bumi Pekan Ini

Kemudian, mengambil partikel kecil seperti debu yang tersisa dari komet jatuh melewati atmosfer dan terbakar ketika jatuh ke bumi. Cahaya itulah yang biasa disebut hujan meteor.

 Astronom juga mengklaim bahwa hujan meteor tahunan terjadi ketika puing yang ditinggalkan oleh komet yang melewati orbit puing-puing yang ditinggalkan oleh komet “swift tuttle’ dan memiliki sekira 133 tahun orbit.

Dan jika Anda telah melewati suatu peristiwa hujan meteor pada bulan-bulan lalu. Anda dapat menyaksikan lagi hujan meteor yang akan terjadi di Oktober dan Desember.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini