nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Banded Sea Krait, Ular Berbisa yang Hidup di Air dan Darat

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Senin 08 Oktober 2018 20:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 08 56 1961292 kenali-banded-sea-krait-ular-berbisa-yang-hidup-di-air-dan-darat-5mRkayqYLy.jpg (Foto: Scubadivingresource)

JAKARTA - Pada Kamis, pria asal Inggris (23) digigit oleh ular laut lingkar hitam, Banded Sea Krait, yang terjerat di jaring ikan. Pria itu tewas sebelum layanan darurat tiba.

Dilansir dari laman Forbes, Senin (8/10/2018), menurut Dr.Blanche D’Anastasia, peneliti ular laut yang bermarkas di James Cook University, awak kapal memancing sering menemukan ular laut tetapi pada kasus ini merupakan kematian pertama yang dilaporkan terkait dengan ular laut di Australia.

Dr. Bryan Fry, Associate Professor dari University of Queensland yang mempelajari evolusi racun, mengatakan bahwa umumnya ular laut adalah hewan yang lembut dan orang-orang melakukan scuba diving bersama ular laut sepanjang waktu.

Ular laut ini umumnya ditemukan di perairan tropis dan sub-tropis di Asia Tenggara, Samudra Pasifik bagian barat dan Australia Bagian Utara. Ada 70 spesies yang diketahui, 30 di antaranya ada di perairan Australia.

Baca juga: Huawei Mate 20 Usung Poni Mirip Tetes Air

Meskipun bukan penduduk di perairan Australia, Banded Sea Kraits (BSK) umumnya terlihat di perairan dangkal dekat terumbu karang dan bakau dekat Queensland dan New South Wales.

 

BSK unik karena mereka "amfibi" dan datang ke darat untuk mencerna makanan, mengganti kulit, kawin, dan bertelur. BSK laki-laki dapat tumbuh hingga dua setengah kaki dan BSK perempuan dapat mencapai hingga empat kaki.

Baca juga: Nintendo Bikin Case Ponsel Bisa Dijadikan Game Boy

BSK terpanjang yang pernah tercatat hampir 11 kaki panjangnya. Namun, hewan sebenarnya non-agresif tetapi sangat beracun.

Racun dari BSK adalah neurotoksin kuat yang mengganggu kemampuan mangsa untuk bergerak dan bernapas ketika disuntikkan ke hewan (proses yang disebut "envenomation").

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini