nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kominfo Resmi Blokir Grup LGBT di Facebook

Anggita Nurlitasari, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 15:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 12 207 1963149 kominfo-resmi-blokir-grup-lgbt-di-facebook-ubZm5mzzEl.jpg Ilustrasi (foto: Spectator)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) resmi memblokir grup Facebook Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) pada Kamis, (11/10/2018). Melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika bahwa pemblokiran dilakukan lantaran isu LGBT ini menarik banyak perhatian masyarakat Indonesia, terlebih dalam beberapa hari belakangan. Sehingga dirasa perlu diambil tindakan tegas untuk menutup akun tersebut.

Dikutip dari situs resmi Kominfo, sebelum melakukan pemblokiran, Subdit Pengendalian Konten Internet Negatif Ditjen Aplikasi Informatika Kemkominfo RI telah melakukan penelurusan dan mengadakan analisis mengenai muatan dalam grup dan menemukan beberapa konten yang mengandung muatan pornografi.

Konten pornografi itu mengacu pada UU No 44 Tahun 2008 yang merupakan konten secara eksplisit yang memuat persenggamaan yang menyimpang, kekerasan seksual, masturbasi atau onani, ketelanjangan atau tampilan yang memunculkan alat kelamin atau pornografi anak.

(Baca Juga: Grup LGBT di Facebook Resahkan Masyarakat)

Langkah pemblokiran tersebut dilakukan setelah mendapatkan surat elektonik dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang meminta grup diblokir karena dinilai membahayakan. Pemblokiran grup tertuju pada alamat facebook (https://www.facebook.com/groups/605636449448086A).

Lebih lanjut, langkah pemblokiran dilakukan setelah Subdit Pengendalian Konten Internet Kemkominfo RI berkoordinasi dengan Polres Garut setelah menyetujui usulan KPAI agar Kemkominfo RI melakukan pemblokiran grup facebook bermuatan negative itu.

Sebagai informasi, hingga awal Oktober 2018, Kementerian Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 890 ribu website yang melanggar Undang-undang dan 80 persen diantaranaya adalah website berbau pornografi. (Baca Juga: Marak Grup Gay di Facebook, KPAI Desak Kominfo Ambil Tindakan) 

Berikut keterangan resmi Kominfo terkait pemblokiran Grup LGBT di Facebook:

1. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika telah memblokir group facebook Lesbian Gay Bisexual Transgender (LGBT) yg dalam beberapa hari ini telah menghebohkan netizen Indonesia, Kamis (11/10/2018).

2. Langkah pemblokiran terhadap group facebook yg beralamat di [https://www.facebook.com/groups/605636449448086A] dilakukan setelah mendapat surat elektronik dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yg meminta group facebook tersebut diblokir karena group tersebut dinilai dapat membahayakan anak-anak dan remaja di wilayah Garut dan sekitarnya. Group LGBT di Garut tersebut, menurut KPAI berpotensi mengkampanyekan praktik gay di kalangan anak-anak atau remaja laki-laki.

3. Sebelumnya Subdit Pengendalian Konten Internet Negatif Ditjen Aplikasi Informatika Kemkominfo RI telah melakukan penelusuran dan analisis terhadap muatan group facebook tersebut dan menemukan bahwa terdapat beberapa konten yang mengandung muatan pornografi.

4. Kategori pornografi mengacu pada UU No 44 Tahun 2008 adalah konten yang secara eksplisit memuat persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang; kekerasan seksual; masturbasi atau onani; ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; alat kelamin; atau pornografi anak.”

5. Langkah pemblokiran terhadap group facebook juga diambil setelah Subdit Pengendalian Konten Internet Kemkominfo RI berkoordinasi dgn Polres Garut mengenai kasus ini. Polres Garut menyetujui usulan KPAI agar Kemkominfo RI melakukan pemblokiran terhadap group facebook tersebut.

6. Untuk diketahui, hingga awal Oktober 2018 ini, Kementerian Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 890 ribu website yg melanggar undang-undang, 80 persen diantaranya adalah website pornografi.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini