Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Monster Laut 'Ayam Tanpa Kepala' Tertangkap Kamera di Samudra

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Senin 22 Oktober 2018 19:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 22 56 1967415 monster-laut-ayam-tanpa-kepala-tertangkap-kamera-di-samudra-84aaP34p4l.jpg (Foto: NOAA)

JAKARTA - Teripang yang berenang di laut dalam, Enypniastes eximia juga dikenal sebagai 'monster ayam tanpa kepala'. Hewan itu telah difilmkan untuk pertama kalinya di perairan Samudra Selatan di pantai Timur Antartika menggunakan teknologi kamera bawah air yang dikembangkan oleh para peneliti Australia.

Dilansir dari laman Science Alert, makhluk ini sebelumnya difilmkan di teluk Meksiko, dan ditemukan menggunakan sistem kamera bawah laut yang dikembangkan untuk penangkapan ikan jangka panjang komersial oleh Divisi Antartika Australia.

“Alat yang melindungi kamera dan elektronik dirancang untuk melekat pada longline toothfish di Samudra Selatan, sehingga harus sangat tahan lama,” kata pemimpin program Antartic Division Australia, Dirk Welsford.

 

"Beberapa rekaman yang kami dapatkan dari kamera sangat mempesona, termasuk spesies yang belum pernah kami lihat di bagian dunia ini. Yang paling penting, kamera menyediakan informasi penting tentang area dasar laut yang dapat menahan jenis ikan ini, dan area sensitif yang harus dihindari," kata Welsford.

Baca juga: Meluncur Akhir Oktober, Ini Penampakan Honor Magic 2

Data yang dikumpulkan dari kamera sedang dipresentasikan pada pertemuan tahunan CCAMLR (Komisi Konservasi Sumberdaya Laut Antartika) yang dimulai di Hobart. Komisaris CCAMLR Australia, Gillian Slocum, mengatakan Australia akan terus memimpin pada masalah yang paling mendesak yang dihadapi Samudra Selatan, termasuk konservasi keanekaragaman hayati, perubahan iklim dan manajemen perikanan berbasis ilmu pengetahuan.

Baca juga: Nokia Resmi Luncurkan Ponsel X7, Intip Spesifikasinya

Proposal ini adalah di antara sejumlah langkah yang akan diajukan Australia selama 10 hari pertemuan, termasuk proposal untuk meningkatkan cara CCAMLR menanggapi dampak perubahan iklim.

 

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini