Menkominfo Umumkan Pencapaian 4 Tahun Mulai dari Sektor TIK hingga TKDN

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 26 Oktober 2018 09:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 26 207 1969191 menkominfo-umumkan-pencapaian-4-tahun-mulai-dari-sektor-tik-hingga-tkdn-1IQNxOEwkp.jpeg Konferensi Pers Capaian 4 Tahun Kemkominfo (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengumumkan mengenai capaian kerja selama empat tahun di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Gedung Serbaguna Kemkominfo, Jakarta Pusat, pada 25 Oktober 2018. 

Adapun yang disampaikan oleh pria yang akrab di sapa chief mengenai progres pekerjaan program dari sektor TIK (Teknologi, Informasi, dan Komunikasi), adapun yang menjadi fokus Kemkominfo yakni broadband yang terdiri dari jaringan, perangkat, dan aplikasi.

Dia mengungkapkan jika fokus percepatan 4G pada 2015, hal tersebut tak lepas juga dari bantuan operator-operator di Indonesia. Dalam hal perangkat, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menurutnya memang harus ditegaskan, saat ini bahkan mencapai 30 persen.

"Kebijakan ini harus ngotot juga dengan produsen ponsel dari luar. Kita bisa tarik dari komitmen. Hardware software atau komitmen investasi. Ada yg manufaktur, ada yang kombinasi, ada yang investasi. Apple hadir gara-gara kebijakan TKDN," tutur dia.

 Kemkominfo

Baca Juga: Peneliti Ungkap Teknik Terbaik agar Bisa Berhenti Merokok

Lebih lanjut, dia mengungkapkan jika ponsel 4G pada 2019 harus ada di bawah 1 juta. Kemudian dari sisi aplikasi, menurut Rudiantara saat ini di Indonesia sudah luar biasa banyak yang debut dari berbagai bidang.

"Aplikasi layanan transportasi. Aplikasi kesehatan, ada yg namanya Halo Doc. Aplikasi pertanian banyak sekali, Tani Hub. Bahkan cepat sekali, karena broadband didorong terus. Peran pemerintah bergeser dari regulator saja ke fasilitator jauh lagi jadi akselelator," kata dia.

Lebih lanjut, Rudiantara juga mengatakan jika semakin sedikitnya regulasi akan semakin baik.

"Semakin sedikit regulasi semakin bagus, ada 36 jenis ijin skrng tinggal 5. Tadi satu harus menghapus dua atau tiga peraturan menteri yang lama. Regulasi dibuat sederhana. Dengan sistem yang ada sekarang semua online, semua ada angka, cuma beberapa hari terutama ijin prinsip," ungkap dia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini