nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Mengapa Burung Atlantisia Tak Bisa Terbang

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Sabtu 03 November 2018 06:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 02 56 1972435 ini-alasan-mengapa-burung-atlantisia-tak-bisa-terbang-TUhbofUucb.jpg (Foto: Peter G. Ryan)

JAKARTA - Burung terkecil di dunia ditemukan di sebuah pulau yang tidak dapat diakses di tengah atlantik selatan. Kurang dari 100 tahun yang lalu, para peneliti percaya bahwa spesies burung ini pernah berkeliaran di sana pada perluasan lahan yang sekarang terendam air. Burung ini dinamakan Atlantisia.

Dilansir dari laman Science Daily, Jumat (2/11/2018), dalam sebuah penelitian baru yang dipimpin oleh ahli biologi di Universitas Lund, Swedia, penelitian ini membuktikan bahwa nenek moyang dari burung ini terbang ke pulau yang tidak dapat diakses dari Amerika Selatan sekitar 1,5 juta tahun lalu.

Atlantisia adalah endemic yang hanya bisa ditemukan di pulau ini, burung ini tidak memiliki saingan atau sesuatu yang bisa menerkamnya. Burung ini diibaratkan sebagai pengerat vegetasi. Ahli biologi Martin Stervander yang sekarang bekerja di Universitas Oregon, AS, melakukan penelitian bersama dengan peneliti dari Afrika Selatan dan Portugal.

 

Peneliti menganalisis DNA burung di pulau tersebut, menggunakan teknik pengurutan modern. Dengan cara ini, para peneliti dapat menentukan bahwa kerabat terdekat burung Atlantisia adalah Crake Dot bersayap di Amerika Selatan.

Sebuah teori yang terbukti salah berasal dari Percy Lowe ketika ia menggambarkan keturunan burung ini. Lowe mengklasifikasi burung itu dalam genusnya sendiri dan menarik kesimpulan bahwa ketidakmampuannya untuk terbang adalah umur yang sudah tua dan burung kecil ini berkeliling pulau ini dengan berjalan kaki.

Baca juga: 5 Ponsel Terbaik dengan Fitur Tahan Air, Apa Saja?

"Fakta bahwa teori Lowe salah adalah tidak mengherankan. Menggunakan DNA, kita dapat membuktikan bahwa nenek moyang dari burung yang ada di Pulau Tidak Dapat Terbang ke Pulau Tidak Dapat Diakses dari Amerika Selatan sekitar 1,5 juta tahun yang lalu," kata Martin Stervander.

 

Baca juga: 5 Smartphone Desain Tipis Terbaik Harga Rp1 Jutaan

Martin menjelaskan kenapa burung itu hanya bisa berjalan, karena pemangsa di pulau itu tidak ada jadi kemampuannya untuk terbang berkurang dan akhirnya hilang melalui seleksi alam dan evolusi selama ribuan tahun.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini