Penemuan Arkeologi Ungkap Cara Membangun Piramida di Mesir

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Jum'at 02 November 2018 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 02 56 1972483 penemuan-arkeologi-ungkap-cara-membangun-piramida-di-mesir-tk9hohX0n4.jpg (Foto: Sculpies/iStock)

JAKARTA - Piramida Mesir masuk ke dalam 7 keajaiban dunia. Piramida terbuat dari blok-blok yang rata 2,3 metrik ton dan Mesir kuno membangunnya ribuan tahun yang lalu. Sampai saat ini bangunan tersebut masih menjadi misteri.

Dilansir dari laman Science Alert, Jumat (2/11/2018), penemuan arkeologi baru, bagaimanapun, memberi pejelasan tentang bagaimana blok batu itu dipindahkan. Di tambang alabaster Hatnub, di sebelah utara Luxor, tanjakan berusia 4.500 tahun kemungkinan batu-batu itu dipindahkan keluar dari tambang sehingga batu itu bisa dibawa ke lokasi pembangunan.

Sementara bahan dari konstruksi utama untuk piramida adalah batu kapur, beberapa alabaster digunakan untuk lantai serta patung dan peti mati. Sistem yang digunakan untuk memindahkan alabaster tersebut yang berasal dari masa pemerintahan Raja Khufu pada Dinasti ke-4 mungkin juga digunakan di pertambangan lain.

 

Ini merupakan penemuan penting, bukti pertama yang menunjukkan bagaimana blok-blok berat diangkat dan dipindahkan dari pertambangan menurut Mustafa Waziri, SekJen Kementerian Kepurbakalaan Mesir.

Baca juga: Mark Zuckerberg Akui Apple Jadi Saingan Terberat Facebook

Selain alabaster, para arkeolog juga menemukan sekiranya 100 prasasti yang memperingati kunjungan Firaun ke tambang alabaster Hatnub, serta tempat tinggal batu untuk pekerja tambang.

 

Baca juga: 4 Ponsel yang Bakal Meluncur November 2018

"Tim ini menemukan 4 batu steles. Salah satu batu ini menunjukkan gambar orang yang berdiri dan 3 lainnya memiliki prasasti hieratata yang tidak jelas karena kondisi pelestarian yang buruk,” kata arkeolog Roland Enmarch dari Universitas Liverpool.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini