Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karyawan Google yang Demo Capai 20 Ribu Orang, Ini Tuntutannya

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 05 November 2018 16:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 05 207 1973560 karyawan-google-yang-demo-capai-20-ribu-orang-ini-tuntutannya-WSantrmaOG.jpg (Foto: Fortune)

JAKARTA - Lebih dari 20 ribu karyawan dan kontraktor keluar dari kantor Google di seluruh dunia pada Kamis. Para karyawan memprotes terkait kasus pelecehan seksual, pelanggaran, kurangnya transparansi, dan budaya kerja yang tidak inklusif.

Dilansir Fortune, Senin (5/11/2018), aksi walkout melibatkan kantor Google di 50 kota, di mana karyawan berjalan keluar sekira pukul 11.10 a.m, waktu setempat. Jumlah karyawan yang melakukan demonstrai mencapai 20 persen dari total karyawan Google.

Jumlah tersebut mungkin bisa meningkat karena sembilan kantor belum memberikan angka untuk jumlah demonstran dan lebih banyak kantor Google di Eropa telah melakukan perencanaan.

 

Gerakan #GoogleWalkout dimulai setelah New York Times melaporkan bahwa Google membayar co-founder Android Andy Rubin USD90 juta setelah mengetahui adanya tuduhan pelanggaran seksual terhadap dirinya.

Rubin meninggalkan perusahaan dengan uang itu dan pujian dari perusahaan induk, dan Google tidak pernah mengungkap tuduhan terhadapnya.

Baca juga: Bocoran Desain OnePlus 7 Terungkap, Hilangkan Fitur Poni?

Karyawan Google meminta berbagai hal seperti diakhirinya arbitrasi paksa untuk masalah pelecehan dan diskriminasi seksual, komitmen untuk mengakhiri ketimpangan upah, laporan transparansi yang dirilis secara publik terkait pelecehan seksual di perusahaan, penunjukan perwakilan karyawan Google ke dewan direksi hingga memperhatikan kurangnya keragaman ras dan etnis serta tingkat retensi rendah di antara kelompok yang kurang terwakili.

 

Baca juga: WhatsApp Tambah Fitur Baru untuk Mencegah Teman Usil

Menurut Medium, eksekutif Google dilaporkan mengatakan kepada penyelenggara bahwa CEO Google Sundar Pichai akan bertemu dengan tim kepemimpinannya pada Senin untuk meninjau rencana dan mengatasi tuntutan penyelenggara.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini