nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bersaing dengan Ponsel Xiaomi, Honor: Jangan Main Kotor

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 06:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 06 57 1974200 bersaing-dengan-ponsel-xiaomi-honor-jangan-main-kotor-gR8zFKb62Z.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Persaingan ponsel pintar di Indonesia tampaknya semakin gencar. Pasalnya, selain vendor Honor yang meluncurkan ponsel paling anyar yang dijuluki flagship killer Honor 8X, Xiaomi juga meluncurkan perangkat ponsel terbaru.

Menanggapi hal ini Presiden Honor Indonesia, James Yang merasa optimis dengan produknya. Dia mengatakan jika ponsel yang diluncurkan Xiaomi hari ini (salah satunya Xiaomi Note 6 Pro), bukan tandingan Honor 8X.

"Saya tidak yakin jika ponsel yang diluncurkan oleh kompetitor tidak akan lebih baik dari ponsel ini (Honor 8X)," kata dia usai peluncuran Honor 8X, di Senayan Hall, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Dia mengungkapkan jika ponsel ini memiliki desain lebih tipis, layar lebar dan prosesor Kirin 710 yang biasa disematkan dalam ponsel flagship. Dengan ini, lanjut dia akan memberikan pengalaman gaming yang lebih baik.

 

"Memori juga memiliki 128 dan baterai yang memiliki keunggulan ponsel yang lebih baik, X lebih baik dari Pro," katanya.

Baca juga: 5 Daftar Ponsel Paling Cepat Saat Ini

Namun dia tak menampik jika ponsel milik Xiaomi menjadi saingan Honor 8X, namun dari seri lain yakni Mi A2 yang hadir di Indonesia pada akhir September 2018.

Namun yang pasti, dia tetap mengungkapkan jika Honor 8X memiliki keunggulan lebih, di mana Mi A2 hanya mengusung layar 5,99 inci sementara Honor 8X 6,5 inci.

 

Baca juga: Game PUBG Tampilkan Karakter Joker dan Harley Quinn

"Lebih jawara kameranya Honor 8X lebih kuat. Untuk prosesornya Mi A menggunakan chipset Snapdragon 660, sementara Honor 8X Kirin 710. Dapat dipastikan harganya juga bersaing, produk yang itupun lewat," kata dia.

Dia juga kembali menegaskan jika ponsel ini akan menguasai pasar. "Apakah ini flagship killer? Iya, jika kalian tidak bertanya atau bertanya aku akan bilang ini flagship killer. Tetap optimis produk ini akan memenangkan pasaran," tuturnya.

Meskipun demikian, dia mengungkapkan jika membunuh produk lain merupakan tindakan yang tidak baik. "Kalau bunuh produk lain belum tentu kita akan bertahan. Pesannya jangan main kotor," tutur dia.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini