nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketahui 2 Cara Cek Ponsel Resmi atau Black Market

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 13:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 07 92 1974466 ketahui-2-cara-cek-ponsel-resmi-atau-black-market-0b7PCEnt3u.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan aturan mengenai IMEI yang bertujuan untuk mengidentifikasi ponsel resmi atau ponsel ilegal. Hal ini dapat menjadi upaya untuk menekan penyebaran ponsel black market. Kominfo menargetkan regulasi mengenai IMEI ini selesai pada Desember 2018.

Sebelum regulasi itu diterbitkan, pengguna saat ini juga dapat memeriksa apakah ponsel yang mereka gunakan ialah ponsel resmi atau ponsel black market. Beberapa langkah yang bisa dilakukan yakni dengan mengetahui IMEI ponsel terlebih dahulu.

Untuk mengetahui nomor IMEI ponsel, Anda bisa menekan *#06# dan layar ponsel akan secara otomatis menampilkan nomor IMEI. Setelah nomor IMEI muncul, Anda bisa mencatatnya dan memasukan memeriksanya ke situs http://kemenperin.go.id/imei/.

 

Setelah memasukan nomor IMEI, lalu ketik Simpan. Kemudian tunggu hingga muncul keterangan ponsel, yang memperlihatkan nama perusahaan, merk dan model. Bila muncul keterangan ponsel ini, maka Anda menggunakan ponsel resmi.

Cara lainnya ialah dengan menggunakan aplikasi SIRANI yang bisa diunduh di Google Play. Melalui aplikasi ini, Anda bisa menuju Daftar Sertifikat dan klik pencarian dengan menekan simbol kaca pembesar di bagian kanan atas.

Baca juga: Kominfo Perketat IMEI, Honor: Kami Yakin Tidak Ada Barang Black Market

Atur Parameter dengan posisi Nomor Sertifikat dan Jenis Sertifikat, yakni Sertifikat Berlaku. Setelah itu, temukan nomor postel yang ada di box HP Anda dan masukan nomor tersebut ke kolom pencarian, kemudian klik Cari.

Baca juga: Nokia Bakal Rilis Ponsel dengan 5 Kamera, Inikah Wujudnya?

Periksa apakah muncul keterangan terkait sertifikat berlaku. Bila ditemukan, maka ponsel tersebut ialah barang resmi dan bila tidak ditemuan sertifikat, maka HP tersebut kemungkinan ialah ponsel ilegal atau black market.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini