nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lukisan Figuratif Tertua Ditemukan di Gua Borneo

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 09 56 1975684 lukisan-figuratif-tertua-ditemukan-di-gua-borneo-xvgwu0VJeb.jpg (Foto: Luc-Henri Fage/Independent)

JAKARTA – Lukisan figuratif tertua telah diidentifikasi oleh peneliti di Gua Borneo, Kalimantan. Pada Gua terdapat lukisan hewan seperti sapi yang diperkirakan berumur sekira 40.000 tahun.

Dilansir dari laman Independent, diketahui sejak 1990-an bahwa gua-gua di provinsi Kalimantan Timur mengandung ribuan gambar, mulai dari gambar primitif hewan, jejak tangan dan motif yang rumit.

Karya seni ini telah diidentifikasi dengan ada tanda-tanda goresan pada dinding, dan kerak pada batu kapur. Para ilmuwan mengatakan bahwa dengan menggores sampel kerak ini mereka dapat memperkirakan paling akurat untuk usia mereka.

 

“Lukisan Gua tertua yang kami temukan adalah lukisan besar hewan yang tidak dapat kami kenali. Mungkin ini spesies sapi liar yang masih bisa ditemukan di hutan Kalimantan. Usia dari lukisan ini sekira 40.000 tahun dan merupakan karya seni paling pertama,” ucap Profesor Maxime Aubert, Peneliti dari Griffith University, Australia.

Lukisan ini berupa hewan oranye kemerahan terutama menyerupai ternak banteng Borneo, tetapi mungkin ini adalah hewan yang sudah punah, jejak tangan di gua gua itu menunjukkan waktu yang sama sekira 40.000 tahun di mana 40.000 tahun lalu merupakan zaman es.

Baca juga: Mirip Manusia, Robot Berteknologi AI Gantikan News Anchor

“Siapa seniman zaman es di Kalimantan dan apa yang terjadi pada mereka adalah sebuah misteri,” Kata Dr.Pindi Setiawan, Arkeolog Indonesia dari ITB. Ia telah mempelajari seni ini sejak pertama kali ditemukan dan membantu memimpin ekspedisi ke gua Kalimantan.

Penelitian sebelumnya oleh tim yang sama menemukan seni rupa di gua-gua di pulau Sulawesi dan para ilmuwan mengatakan studi baru mereka menunjukkan praktek penyebaran awal dari Borneo sebelum akhirnya menyebar ke negara lain.

 

Baca juga: Punya Data Rahasia di Ponsel? 4 Hal Ini Wajib Anda Perhatikan

Penemuan baru ini terjadi setelah para ilmuwan mengungkapkan pada September dan menemukan pecahan batu di Afrika Selatan yang berusia 73.000 tahun.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini