nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alibaba Nyaris Hasilkan Rp146 Triliun dalam 12 Jam Pertama 11.11

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 13:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 11 207 1976237 alibaba-nyaris-hasilkan-rp146-triliun-dalam-12-jam-pertama-11-11-0rA2FGESxg.jpg (Foto: Zdnet)

JAKARTA - Alibaba Group turut mendukung Global Shopping Festival 11.11 yang digelar setiap tahun. Di Indonesia, 11.11 dikenal sebagai Hari Belanja Nasional (Harbolnas).

Alibaba, perusahaan yang didirikan Jack Ma dalam 12 jam pertama event 11.11 mencatatkan 149 milyar yuan atau mendekati Rp146 Triliun.

Dilansir Zdnet, Minggu (11/11/2018), Global Shopping Festival 11.11 digelar tengah malam pada Minggu. Ada pra-event selama 4 jam di Mercedes-Benz Arena, Shanghai yang menampilkan pertunjukan lokal, Cirque du Soleil bahkan Mariah Carey, memperkuat dorongan perusahaan untuk mengaburkan batas antara pengalaman online dan offline.

Dalam 20 detik penjualan dimulai, jumlah gross merchandise volume (GMV) telah melampaui USD155 juta. Selain itu, pembeli mengambil satu setengah menit untuk menghabiskan USD1 miliar.

 

Sebagai perbandingan, penjualan pada Cyber Monday, Black Friday, dan Thanksgiving Day di Amerika Serikat tahun lalu menghasilkan total USD14,49 miliar.

Pada tengah hari, Alibaba telah mengumpulkan 149 miliar yuan atau USD21,5 miliar dalam penjualan. Rekor ini seharusnya melampaui rekor yang tercatat pada 2017.

Global Shopping Festival pada tahun ini merupakan event yang digelar ke-10, yang diselenggarakan oleh Alibaba.

Baca juga: Diprediksi Rilis Awal 2019, Intip Fitur Samsung Galaxy S10

Sekadar informasi, sejak 2009, pendiri Alibaba dan mantan CEO Jack Ma memilih 11 November untuk menjadi tuan rumah acara pemasaran untuk situs e-commerce yang baru berdiri, Tmall.

Dia memilih hari raya lokal yang jarang diketahui, Singles Day untuk menargetkan segmen konsumen. Ada 180.000 merek dan 200.000 toko pintar offline berpartisipasi dalam acara belanja tahun ini dari ekosistem Alibaba di China dan di seluruh dunia.

Di China, ada lebih dari 300 juta konsumen internet yang ditargetkan.

 

Baca juga: Saingi Go-Jek dan Grab, Bonceng Siap Antar Warga Jakarta

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini