Mumi Kucing Ditemukan di Makam Berusia 2.500 Tahun

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Senin 12 November 2018 14:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 12 56 1976650 mumi-kucing-ditemukan-di-makam-berusia-2-500-tahun-82m34UfrYp.jpg (Foto: Egyptian Ministry of Antiquities)

JAKARTA - Sebuah makam Mesir kuno berusia ribuan tahun menjadi tempat tinggal bagi banyak mumi, salah satunya ialah mumi kucing. Mumi kucing ini tersembunyi di komplek makam.

Dilansir dari laman Science Alert, Senin (12/11/2018), tak hanya kucing, mumi kumbang juga ditemukan dan mungkin masih ada harta yang lebih langka. Saat menyelidiki kompleks makam, para arkeolog menemukan pintu makam yang tertutup rapat.

Ini menunjukkan bahwa isinya tetap utuh, tak tersentuh selama ribuan tahun. Makam-makam itu berisikan mumi yang ditemukan di tepi kompleks piramida Raja Userkaf kuno di Saqqara.

Sebanyak 7 makam, 4 di antaranya berasal Kerajaan Lama, yang memerintahkan dari sekitar 2.686 SM sampai 2.181 SM.

 

Tiga makam lainnya digunakan jauh kemudian, pada periode akhir yang berjalan 664 SM sampai 332 SM. Puluhan moggies dan patung-patung kucing emas ditemukan serta patung perunggu berkepala kucing.

Sebenarnya kucing dan hewan lain dimumikan ini tidak biasa. Perkiraan jumlah hewan yang dimumikan di Mesir Kuno mencapai 70 juta. Biasanya hewan yang dimumikan ini hewan yang dianggap suci seperti ibis, buaya, kucing dan anjing.

Akan tetapi pada makam ini, sesuatu hal yang langka yaitu mumi kumbang scarab. “Scarab (mumi) adalah sesuatu yang unik. Ini adalah sesuatu yang sangat langka,” Ucap Mostafa Waziri, Secretary General dari Supreme Council of Antiquities.

Baca juga: Samsung Bakal Lahirkan Seri Baru Galaxy M, Apa Keunggulannya?

Mumi pertama yang ditemukan ini terbuat dari batu kapur yang diukir dengan tutup yang berkubah, berisi 2 scarab besar yang terbungkus kain lenan dan dalam kondisi mumi yang baik.

Lalu, yang kedua mumi ini lebih kecil memiliki ukiran yang lebih sederhana dan berisi sejumlah scarab yang lebih kecil.

Baca juga: 5 Vlogger Asal Indonesia dengan Jutaan Subscribers, Siapa Saja?

Kementerian Kepurbakalaan Mesir baru-baru ini mengumumkan sejumlah penemuan arkeologi besar seperti ini melalui Facebook, yang kemungkinan akan meningkatkan minat wisata baru di negara itu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini