Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Game DreadOut Diangkat Jadi Layar Lebar, Tayang Awal 2019

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 13 November 2018 12:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 13 326 1977102 game-dreadout-diangkat-jadi-layar-lebar-tayang-awal-2019-b99bYwaQZQ.jpg (Foto: YouTube)

BANDUNG - DreadOut The Movie menyapa pecinta anime dan games di Korea X Japan Festival Bandung, belum lama ini. Acara ini sekaligus dilakukan untuk mempromosikan film besutan Sutradara Kimo Stamboel yang akan tayang awal 2019.

Dalam acara ini hadir, Caitlin Halderman yang berperan sebagai Linda dan Irsyadillah yang berperan sebagai Beni dalam film DreadOut, hadir memeriahkan acara. Selain itu, salah satu produser film DreadOut Wida Handoyo dan tokoh di balik lahirnya game DreadOut Rachmad Imron dari game developer asal Bandung Digital Happiness juga hadir dalam acara ini.

Film DreadOut diangkat dari game horror PC buatan developer Indonesia pertama yang sukses secara internasional. Rumah produksiGoodhouse.id dipercaya untuk menggarap film bergenre horor ini.

“Aku sangat antusias sekali, akhirnya setelah menunggu sekian lama, game DreadOut diangkat ke layar lebar. Kami percayakan game kami untuk digarap menjadi film layar lebar kepada goodhouse.id sebagai rumah produksinya. Karena teman-teman sendiri yang menjadi produsernya, jadi walaupun sangat serius penggarapannya tetapi aura kerjanya sangat kekeluargaan. Apalagi ada Kimo Stamboelgoodhouse.id yang ikut terlibat dalam film ini menjadi produser merangkap jadi sutradaranya. Saya udah lama nge-fans sama film-filmnya Kimo, jadi kebayang pasti DreadOut jadi film bakalan keren banget," ucap Rachmad Imron

 

DreadOut berhasil menjadi game indie horror yang populer di platform internasional STEAM dan menjadi semakin popular ketika PewDiePie (youtuber Internasional) memberikan review positif terhadap game ini.

"Seneng banget bisa datang ke Bandung kota asal kelahiran game DreadOut. Buat aku, keterlibatanku di film ini seru banget, karena DreadOut akan jadi film horor pertama aku. Aku biasanya drama, baru pertama kali sepanjang karirku di film aku harus intense latihan endurance, persiapan sebelum mulai produksinya pun matang. Buat aku bisa main di film horror sekelas DreadOut, apalagi sutradaranya Mas Kimo it's a bless and big opportunity," ucap Caitlin.

Film DreadOut ini sendiri menceritakan tentang sekelompok siswa SMA. Berawal dari iri hati dan harapan mendapatkan popularitas di media sosial, sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja bermain-main di gedung tersebut dan merekam kegiatan mereka selama di sana.

Baca juga: Ponsel Lipat Samsung Galaxy X Hadir Maret 2019, Berapa Harganya?

“Film DreadOut akan memberikan warna baru untuk industri perfilman khususnya film horor , karena diadopsi dari sebuah produk game. Film ini didukung oleh pemain-pemain muda yang bertalenta,” kata Kimo Stamboel, sutradara sekaligus penulis skenario dan produser film ini.

Keunikan dari game DreadOut adalah game horor yang mengangkat kisah petualangan Linda bersama teman-temannya yang menyelamatkan diri dari serangan para hantu seperti pocong, kuntilanak, tuyul, sundel bolong sampai dengan babi ngepet.

 

"Kami dari goodhouse.id merasa tersanjung dipercaya oleh digital happiness untuk mengangkat game legendarisnya ke layer lebar. Oleh karena itu kami tidak main-main dalam mempersiapkannya. Pengembangan skrip memakan waktu empat tahun ditambah fase pra produksi enam bulan dan memastikan semua siap, baru kami berani syuting. Waktu syuting sendiri dilakukan selama 33 hari di beberapa lokasi di Jakarta, Ciawi & Cibodas. Dengan menggabungkan kekuatan potensi market dari penggemar film horror dan komunitas gamers yang sangat besar di Indonesia, sekaligus menjadi film pertama yang diangkat dari game buatan Indonesia, kami optimistis film ini akan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat," ujar Wida Handoyo, Produser film DreadOut.

Film DreadOut akan rilis Januari 2019, disutradarai dan diproduseri oleh Kimo Stamboel (“Rumah Dara”, “Killers” “Headshot”), Wida Handoyo (Petak Umpet Minako 2017) dan Edwin Nazir (9 Summers 10 Autumns 2013).

Film ini diperankan oleh Caitlin Halderman sebagai Linda, Jefri Nichole sebagai Erik, Marsha Aruan sebagai Jessica, Ciccio Manassero sebagai Alex, Susan Sameh sebagai Dian, Mike Lucock sebagai Satpam Heri, Hannah Al Rashid sebagai ibu guru Siska, Salvita De Corte sebagai Mama Linda dan Miller Khan sebagai Ketua Cult.

 

Baca juga: Ini 5 Chipset Terbaru yang Perkuat Ponsel Flagship

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini