nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagaimana Wombat Memproduksi Kotoran Berbentuk Kubus?

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Senin 19 November 2018 17:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 19 56 1979910 bagaimana-wombat-memproduksi-kotoran-berbentuk-kubus-9r06VuQoXk.jpg (Foto: Rex/Independent)

JAKARTA – Wombat merupakan hewan mamalia yang bermukim di Australia. Hewan ini merupaka hewan herbivora.

Ia menggali dengan gigi depan seperti hewan pengerat dan cakar yang kuat. Hewan ini juga terkenal dengan kotorannya yang berbentuk kubus. Sekarang para peneliti sudah mengetahui bagaimana hewan itu bisa memproduksi kotoran berbentuk kubus.

Dilansir dari laman Independent, Senin (19/11/2018), bagian sisi ini bersifat unik di alam, wombat menghasilkannya dengan subur antara 80-100 kubus setiap malam. Kotoran ini akan ditumpuk menjadi tinggi untuk menandai wilayah mereka dan berkomunikasi melalui aroma.

Tim mekanik AS dan ahli biologi Australia, Patricia Yang dari Institut Teknologi Georgia menginvestigasi jika perbedaan dalam struktur jaringan lunak wombat mungkin menjelaskan kotoran berbentuk aneh.

 

Baca juga: Daftar 5 Game eSports yang Bisa Anda Coba, Nomor 1 Saingan Mobile Legends

Patricia awalnya skeptis tentang kotoran wombat namun setelah diteliti, mereka mempelajari saluran pencernaan wombat. Di dekat ujung usus mereka menemukan bahwa feses berubah dari cair menjadi bentuk padat yang terdiri dari kubus kecil yang terpisah. Berbagai sifat elastis dari dinding usus wombat memungkinkan pembentukan kubus.

Patricia mengatakan temuannya bisa berimplikasi pada manufaktur, serta berkontribusi terhadap pemahaman ilmiah tentang jaringan lunak. "Saat ini kami hanya memiliki dua metode untuk memproduksi kubus. Kami membentuknya, atau kami memotongnya. Sekarang kita memiliki metode ketiga ini. Ini akan menjadi metode keren untuk diterapkan pada proses manufaktur, bagaimana membuat kubus dengan jaringan lunak bukan hanya mencetaknya,” ucapnya.

 

Baca juga: 5 Ponsel Terbaru Harga Rp1 Jutaan di 2018

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini