Kenali 5 Modus Penipuan via WhatsApp yang Sering Terjadi

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 17:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 21 207 1980782 kenali-5-modus-penipuan-via-whatsapp-yang-sering-terjadi-dcDNedveIf.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Beragam aksi penipuan via Whatsapp masih sering terjadi. Dengan mengetahui apa saja modus penipuan via WhatsApp, maka pengguna diharapkan bisa semakin waspada.

Berikut Okezone merangkum beberapa jenis penipuan yang terjadi atau berkaitan dengan WhatsApp.

1. Arisan Whatsapp

Canggihnya teknologi membuat arisan sudah bisa dilakukan secara online tentunya dengan jangkauan yang lebih luas. Salah satunya melalui grup WhatsApp. Awal tahun ini, kasus penipuan arisan online “Mama Yona” telah menipu lebih dari 600 orang anggotanya dan mencapai Rp15 miliar.

Penipuan via WhatsApp berkedok arisan kembali terjadi. Kasus yang terbongkar 10 November 2018 sudah membuat 253 peserta arisan menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah. Namun sampai Jumat (16/11/2018) baru 28 korban arisan online yang melapor.

 

Baca juga: 5 Ponsel dengan RAM 6 GB Terbaik

2. Rekrutmen Perusahaan

Sebanyak 128 orang telah menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Minggu (11/11/2018). Korban berasal dari berbagai daerah kemudian disatukan dalam sebuah grup oleh seorang admin yang kemudian menghilang.

Admin grup menginstruksikan korban untuk datang ke Stasiun Gambir dan menaiki kereta Argo Lawu tujuan Yogyakarta. Selain itu mereka juga diharuskan membayar sejumlah uang dengan kisaran Rp5-10 juta kepada oknum penipu tersebut.

 

Baca juga: Samsung Bawa Ponsel 4 Kamera Pertama ke Indonesia, Ini Spesifikasinya

3. Undian Berhadiah WhatsApp

Penipuan undian mengatasnamakan WhatsApp beredar di media sosial. Penipu menawarkan hadiah berupa mobil sampai rumah. Penipuan dapat dikenali dengan keterangan PT. Whatsapp dan alamat situs web yang dicantumkan.

Saat ini, WhatsApp tidak berdiri sebagai badan hukum PT (Perseroan Terbatas) di Indonesia. Sebagai tindakan pencegahan, Anda sebaiknya tidak meng-klik tautan yang dicantumkan.

 

4. Pinjam Uang

Modus penipuan pinjam uang semakin marak terjadi. Belum lama ini, modus penipuan terjadi, berkedok akun palsu (fake account) WhatsApp. Pelaku menggunakan nama seseorang dan mengambil foto untuk melakukan aksinya.

Pelaku akan menggunakan foto Anda atau keluarga dan menyebarkan pesan yang berisi ingin pinjam uang. Contoh penipuan akun palsu, pelaku menyebarkan pesan yang berisi, "Mau minta tolong. Bisa pinjem duit enggak, nanti dibayar ditambah komisi. Kalau ada pinjem Rp4 juta, dibayar Rp5 juta sebelum jam 9 malam. Bisa ditransfer sekarang?".

Pesan singkat itu telah disiarkan pelaku ke semua kontak relasi korban di WhatsApp. Sebaiknya Anda memastikan kepada pemilik akun aslinya apakah memilki akun lain atau tidak agar tidak tertipu di kemudian hari.

5. Jual Beli Online

Penipuan jual beli online via WhatsApp semakin marak. Pelaku biasanya menawarkan produk dengan harga yang murah. Lalu melakukan transaksi via nomer telefon WhatsApp.

Remaja asal Porong telah tertipu saat membeli handphone murah di sebuah akun Instagram yang menjual berbagai macam gadget. Korban diminta untuk mentransfer uang ke pelaku tetapi barang tidak kunjung sampai.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini