Dorong 5G, Huawei Kerjasama dengan Sejumlah Operator di Dunia

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 13:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 23 54 1981716 dorong-5g-huawei-kerjasama-dengan-sejumlah-operator-di-dunia-NcAxs0Coel.jpg (Foto: Netrality Properties)

JAKARTA - Huawei dukung komersialisasi teknologi 5G dengan menandatangani 22 kontrak kerjasama dengan berbagai operator di seluruh dunia.

Dilansir dari laman Techradar, Jumat (23/11/2018), Ryan Ding, Presiden Grup Bisnis Operator Huawei telah menandatangani 22 kontrak komersial untuk 5G dan bekerjasama dengan lebih dari 50 operator untuk uji coba.

“Lewat investasi dan inovasi yang berkesinambungan, kami berkomitmen untuk membantu operator dalam mengimplementasikan jaringan 5G dengan mudah, cepat dan efisien," ujarnya dalam pidato gelaran Global Mobile Broadband Forum (GMBF) di London, Inggris, Rabu (21/11/2018).

Ia juga menjelaskan beberapa kemampuan teknis dari perangkatnya tersebut, seperti uplink dan downlink yang dapat mencapai cakupan bersama 4G dan 5G menggunakan spektrum C-band.

 

Ding menekankan bahwa teknologi 5G akan mengantarkan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memasuki era baru karena peningkatan kapasitas koneksi hingga sepuluh kali lipat.

Ia juga mengklaim bahwa Huawei telah mendapat pengakuan terhadap kemampuan solusi 5G yang bersifat end-to-end. Dengan ini Huawei mengharapkan kontrak kerjasama ini bisa menghilangkan keraguan para operator di seluruh dunia.

Baca juga: WhatsApp Rilis Fitur Baru, Bisa Lihat Video saat Layar Terkunci

Ia juga mengatakan, dengan kolaborasi dekat dengan operator dapat memudahkan jaringan 5G dengan memberikan solusi yang inovatif untuk mengatasi tantangan dalam komersialisasi 5G.

“Kami berkomitmen untuk membantu operator menyebarkan jaringan 5G dengan mudah dan cepat serta hemat biaya,” ujar Ding.

Ding juga mengatakan, “Teknologi 5G begitu cepat berkembang karena pelopor 5G adalah industri perangkat ponsel pintar pertama yang akan segara hadir tahun 2019. Para pemimpin industri ponsel diprediksi akan meluncurkan ponsel dengan harga sekitar USD100 (sekira Rp1,5 juta) segera setelah jaringan 5G resmi bergulir secara komersial," jelasnya.

 

Baca juga: Ponsel Harga Rp2,5 Juta hingga Rp4,5 Juta Melambung di Indonesia

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini