nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Ungkap Serangan Buaya Meningkat dalam Satu Dekade Terakhir

Nadia Tisca Ekasari, Jurnalis · Senin 26 November 2018 11:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 26 56 1982825 peneliti-ungkap-serangan-buaya-meningkat-dalam-satu-dekade-terakhir-bWqGuK6GgW.jpg (Foto: Sebastian Brackhane/abc.net)

JAKARTA – Serangan buaya melonjak dari 20 kali lipat di Timor Leste dalam waktu kurang dari satu dekade. Peneliti Sebastian Brackhane dan Grahame Webb menerbitkan sebuah tulisan yang menguraikan mengapa buaya berenang lebih dari 600 kilometer dan menyerang 1 orang setiap bulan di negara itu.

Dilansir dari laman ABC, pakar buaya lainnya, Adam Britton skeptis. Ia mengatakan bahwa buaya bisa dengan mudah berimigrasi dari Papua Barat, Indonesia atau bahkan Queensland. Satu satu cara untuk mengetahui adalah dengan melakukan tes DNA.

Sebagian besar orang yang diserang di Timor Leste adalah nelayan subsisten, orang yang sedang mandi atau kegiatan sehari-hari lainnya. Ketika peneliti melakukan perjalanan ke Timor Leste untuk menulis tesis masternya tentang konflik manusia-buaya pada 2014, nelayan menceritakan tentang adanya peningkatan jumlah buaya yang mereka lihat di sepanjang pantai.

 

Dilaporkan serangan buaya meningkat sejak 2007. Saat itu habitat buaya sudah tidak ada. Dr. Webb mengatakan bahwa kemungkinan buaya ini berasa dari Nothern Territory.

Mereka menyelidiki 130 serangan yang dilaporkan di Timor-Leste dalam 11 tahun, 52 persen di antaranya berakibat fatal. Peneliti semakin yakin dengan data yang ada bahwa buaya yang menyerang merupakan buaya yang berimigrasi dari Australia.

Baca juga: Ponsel Anda Lemot? Ini Cara Mengatasinya

Maka, tes DNA sangat diperlukan apakah benar buaya yang menyerang orang di Timor Leste merupakan buaya dari Australia. "Data definitif adalah untuk mendapatkan sampel DNA ini, membuat mereka dianalisis dan saya cukup yakin bahwa itu akan menunjukkan serangan, bukan hanya Timor Timur tetapi Timor Barat dan bagian selatan Indonesia," katan Dr. Webb.

Situasi semakin genting ketika pemerintah Timor Leste ingin memusnahkan buaya karena telah mengancam keselamatan warganya. Ini masih belum diketahui apakah buaya ini berimigrasi dari Australia ke Timor Leste. Biasanya buaya yang berimigrasi lebih ganas daripada buaya lokal.

 

Baca juga: Ditemukan Jejak Kaki Dinosaurus Berukuran 1 Cm

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini