nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berita Hoax Marak di WhatsApp Jelang Pemilu Nigeria

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 18:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 01 207 1985525 berita-hoax-marak-di-whatsapp-jelang-pemilu-nigeria-8OD1RGBHPr.jpg Ilustrasi (Foto: Snopes)

JAKARTA - Berita palsu atau hoax terus menyebar di beberapa negara paling padat di Afrika melalui WhatsApp. Menurut dua laporan baru, berita tersebut meningkat bersama dengan pemilu di Nigeria yang akan dilaksanakan pada Februari 2019. 

Dilansir dari laman CNet, Sabtu (1/12/2018) foto tangkapan layar dan klaim palus tentang politisi di Nigeria telah beredar di aplikasi milik Facebook Inc tersebut. Menurut laporan dari The Poynter Institute, banyak klaim palsu dalam bahasa lokal dan mengeksploitasi gesekan etnis. Satu set klaim palsu berfokus pada bagaimana politisi akan mengatasi bentrokan antara sekelompok gembala semi-nomaden dan petani.

Desas-desus lain mengklaim seorang kandidat presiden tidak bisa masuk ke AS karena tuduhan korupsi. Pada awal minggu, survei Nieman Journalism Lab menemukan bahwa hampir sepertiga orang Nigeria berbagi cerita yang ternyata palsu.

WhatsappBaca Juga: Kota Atlantis yang Hilang Berada di Spanyol, Benarkah?

Survei menemukan jika warga Nigeria memiliki tingkat kepercayaan terendah di media dari tiga negara yang tercakup dalam laporan, termasuk Kenya dan Afrika Selatan.

"Berita palsu di Nigeria biasanya bersirkulasi di platform ponsel, seperti WhatsApp, dan sering melibatkan pidato ekstrim yang bertujuan memicu kekerasan, menyebarkan rasisme atau mendorong kebencian terhadap wanita dan xenofobia," imbuh Nieman.

Nigeria bukan satu-satunya negara di mana berita hoax menyebar melalui WhatsApp. Pada bulan Juli, lima orang dilaporkan digantung di desa Rainpada di Dhule, India karena rumor di WhatsApp menuduh mereka menculik anak-anak.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini