Asteroid Bennu Bakal Tabrak Bumi dan Sebabkan Kiamat?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 15:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 04 56 1986677 asteroid-bennu-bakal-tabrak-bumi-dan-sebabkan-kiamat-HRLlXQGgP1.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - Peneliti telah menemukan asteroid bernama Bennu yang memiliki lebar 500 meter. Objek ini menjadi sasaran bagi peneliti badan antariksa Amerika Serikat, NASA.

Dilansir Metro.co.uk, Selasa (4/12/2018), NASA OSIRIS-REx akan mencoba mendarat di objek itu, sebelum mengumpulkan sampel dan membawanya kembali ke Bumi.

Diyakini bahwa Bennu mungkin berisi 'blok bangunan' kehidupan, sehingga memulihkan sampel akan memungkinkan para ilmuwan untuk menguji teori bahwa asteroid membawa bahan kimia penting ke Bumi yang memicu asal-usul organisme hidup.

Akan tetapi, batu luar angkasa raksasa itu juga dikhawatirkan bisa membawa kematian dalam skala besar. Jadi tes akan membantu mengungkap dan bagaimana memastikannya tidak menyerang Bumi.

Jika dampak bencana terjadi, itu akan melepaskan lebih banyak energi daripada semua senjata nuklir yang diledakkan dalam keseluruhan sejarah manusia.

Bennu seluas lima lapangan sepak bola dan beratnya sekitar 79 miliar kilogram atau 1.664 kali lebih berat daripada Titanic. Kabarnya, asteroid ini memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk menabrak Bumi.

 

Baca juga: Robot 'Sophia' Mirip Manusia Diberi Hak Warga Negara, Kok Bisa?

Akan tetapi, bila objek itu sampai ke Bumi, energi yang dilepaskan dalam dampak ini diperkirakan akan setara dengan 1.200 megaton atau 80.000 kali energi yang dikeluarkan oleh bom Hiroshima.

Ini akan menimbulkan kawah yang lebarnya lebih dari dua mil. Untuk itu, NASA telah menyiapkan senjata untuk mencegah terjadinya kerusakan besar karena asteroid tersebut.

NASA telah mengerjakan sebuah kapal yang disebut HAMMER (Hypervelocity Asteroid Mitigation Mission untuk kendaraan Tanggap Darurat) yang dirancang untuk meledakkan asteroid dengan bom nuklir atau mengarahkan asteroid ke lintasan yang berarti tidak akan menabrak Bumi.

Opsi dengan membelokan lintasan asteroid mungkin pilihan terbaik karena tidak menghujani Bumi dengan fragmen batuan radioaktif. Akan tetapi, bila membelokan Bennu tidak berhasil, kata para ilmuwan, yang berarti opsi nuklir berbahaya bisa menjadi satu-satunya harapan.

 

Baca juga: PewDiePie Dibantu Hacker Ajak Orang Jadi Subscriber

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini