Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perangkat Seluler dan Fesyen Bakal Jadi Incaran di Harbolnas 2018

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 08 Desember 2018 19:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 08 207 1988622 perangkat-seluler-dan-fesyen-bakal-jadi-incaran-di-harbolnas-2018-GxLOBvdKZl.jpg (Foto: Supply & Demand Chain Executive)

JAKARTA - Apabila dahulu sale akhir tahun hanya berpusat di toko-toko fisik dan gedung perbelanjaan, seiring berkembangnya gaya hidup digital, kini kegempitaan festival belanja cukup diikuti dari situs-situs belanja online.

Apabila menilik laporan Google Temasek, aktivitas pembeli di industri belanja online Indonesia sudah mampu menggerakkan uang hingga USD27 miliar pada tahun ini.

Melalui keterangan resmi, riset iPrice yang berkolaborasi dengan Lazada Indonesia, penetrasi internet dalam keseharian memberi impresi yang signifikan untuk berbelanja di marketplace maupun e-commerce.

Jika awalnya belanja online dihindari karena banyak prasangka dari aspek kepercayaan, komunikasi, kualitas barang, maupun waktu pengiriman, maka kini semua orang seperti ketagihan berbelanja.

Hal ini terlihat dari aktivitas pengguna Lazada pada momen Singles’ Day yang lalu. Gelaran festival belanja online pada tanggal 11/11 itu mendapat respons merata dari konsumen di seluruh provinsi Indonesia.

Bahkan, antusiasme masyarakat Indonesia pada gelaran ini sudah mulai terdeteksi sejak akhir Oktober. Dicuplik dari platform Google Trends, kata kunci pencarian di Google yang berhubungan dengan promo 11.11 mulai jamak diketik orang-orang sejak 25 Oktober 2018.

Search interest ini semakin meningkat hingga hari H. Di Lazada, transaksi paling banyak dilakukan untuk membeli perangkat seluler & tablet, fesyen, dan peralatan gaming & audio.

 

Baca juga: NASA InSight Tangkap Suara Angin Pertama Kali di Mars

Tren Belanja Online Akhir Tahun Ini

Festival belanja online di penghujung tahun masih menyisakan Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional). Sekira 300 pemain dalam industri e-commerce akan ambil bagian, termasuk nama-nama populer seperti Lazada.

Partisipan tahun ini lebih ramai ketimbang Harbolnas sebelumnya yang diikuti 254 e-commerce. Jumlah transaksi pada gelaran ini ditargetkan mencapai Rp7 triliun. Target ini nyaris dua kali lipat pencapaian tahun lalu. Pembukuan transaksi Harbolnas pada tahun 2017 mencapai Rp4,7 triliun.

 

Baca juga: Facebook Akan Hadirkan Fitur Live Shopping

Tahun ini Harbolnas akan di gelar dua hari, tepat pada tanggal 11 dan 12 diprediksi akan tetap menjadi helatan festival belanja online terbesar di Indonesia. Ada dua faktor yang akan mempengaruhi pencapaian gelaran tahun ini.

Pertama, kategori produk seluler dan fesyen punya peluang untuk berkontribusi banyak dalam target triliunan itu. Pasalnya, antusiasme orang-orang yang selalu mencari produk-produk seluler dan fesyen tidak pernah mati di Indonesia. Dua kategori ini sudah jadi incaran jamak setiap tahunnya.

Faktor kedua yakni jumlah peserta. Kuantitas partisipan yang meningkat hingga 15% turut memberi lebih banyak pilihan pada konsumen Indonesia. Terlebih, Harbolnas tahun ini juga diproyeksikan sebagai panggung utama produk lokal.

Misi utama belanja online di penghujung tahun ini sejatinya memang untuk mempopulerkan berbagai produk lokal ke tengah masyarakat. Panitia Harbolnas mengharapkan transaksi Rp1 triliun bisa diserap dari produk buatan anak negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini