Bawa Bibit Kentang, China Luncurkan Wahana Pendarat ke Bulan

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Sabtu 08 Desember 2018 18:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 08 56 1988595 bawa-bibit-kentang-china-luncurkan-wahana-pendarat-ke-bulan-dFO2K8eCoD.jpg (Foto: CNSA)

Xie Gengxin, ilmuwan yang mengepalai percobaan ini mengatakan kepada Xinhua: "Kita harus menjaga suhu di 'biosfer mini' dalam rentang dari 1 derajat hingga 30 derajat, dan mengendalikan kelembaban dan nutrisi dengan baik. Kita akan menggunakan tabung untuk mengarahkan cahaya alami di permukaan Bulan ke dalam kaleng untuk membuat tanaman tumbuh."

Karena duapendarat di sisi jauh tidak memiliki garis pandang dengan planet kita, keduanya harus mengirim data kebumi melalui satelit relay bernama Queqiao, yang diluncurkan oleh China pada bulan Mei 2018.

Desain wahana ini didasarkan pada pendahulunya, Chang'e-3, dengan berbagai modifikasi penting. Chang'e-4 berhasil mendaratkan wahana pendarat ke wilayah Mare Imbrium Bulan pada tahun 2013.

 

Ambisi China tentang Bulan

Wahana pendarat kali ini membawa dua kamera; sebuah eksperimen radiasi buatan Jerman yang disebut LND; dan spektrometer yang akan melakukan pengamatan astronomi dengan radio frekuensi rendah.

Wahana penjelajah akan membawa kamera panorama; sebuah radar yang akan menyelidiki permukaan bulan; sebuah spektrometer pencitraan untuk mengidentifikasi mineral; dan sebuah eksperimen untuk menguji interaksi antara angin matahari (arus partikel energi dari Matahari) dengan permukaan bulan.

Misi ini adalah bagian dari program China dalam eksplorasi Bulan yang lebih besar. Misi Chang'e pertama dan kedua dirancang untuk mengumpulkan data dari orbit, sementara yang ketiga dan keempat dirancang untuk operasi di permukaan Bulan.

Chang'e-5 dan 6 adalah misi untuk membawa sampel batuan dan tanah bulan ke laboratorium di Bumi.

Beberapa waktu lalu, InSight, wahana milik badan antariksa AS, NASA, mendarat di planet Mars.

(ahl)

2 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini