Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Separuh Penduduk Dunia Kini Bisa Gunakan Internet

Agregasi VOA, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 11:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 10 54 1989088 separuh-penduduk-dunia-kini-bisa-gunakan-internet-4AlhmNS0pE.jpg Ilustrasi Internet (Foto: Cisco Newsroom)

JAKARTA - Persatuan telekomunikasi internasional atau International Telecommunication Union (ITU) melaporkan, kini separuh penduduk dunia telah bisa menggunakan jaringan internet. Laporan yang dikeluarkan ITU mengatakan, menjelang akhir tahun ini, 3,9 miliar penduduk Bumi akan bisa menggunakan internet.

Laporan itu mengatakan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi terus meningkat di seluruh dunia. Pengguna internet paling banyak terdapat di dunia maju, di mana 80 persen penduduknya bisa mengakses informasi online. Tapi di negara berkembang penggunaan internet juga terus naik dari 7,7 persen tahun 2005, menjadi 45,3 persen tahun ini.

ITU melaporkan bahwa Afrika adalah kawasan yang paling cepat pertumbuhannya, dari hanya dua persen tahun 2005 menjadi 25 persen tahun ini. Pertumbuhan yang paling lambat justru di Eropa dan benua Amerika, dan penggunaan internet yang paling rendah terdapat di kawasan Asia-Pasifik.

 Ilustrasi

Baca Juga: Ini Suara Hembusan Angin di Mars yang Direkam NASA InSight

Penggunaan jaringan internet lewat telpon pintar juga semakin banyak. Kata pejabat senior ITU, Esperanza Magpantay, akses telpon kecepatan tinggi lewat jaringan broadband terus meningkat.

“Hampir 96 persen penduduk dunia kini bisa mengakses internet lewat telpon pintar. Inilah yang menyebabkan 51 persen penduduk dunia bisa mengakses internet," kata Magpantay seperti dilansir dari laman VOA.

Dengan pertumbuhan jaringan broadband, kata Magpantay, jumlah pengguna lewat telpon pintar juga melonjak. Kata ITU, penduduk di negara yang menggunakan perekonomian digital pada umumnya lebih makmur dan lebih bersaing.

Tapi, lanjut dia harga-harga perangkat lunak dan perangkat keras haruslah turun lebih banyak supaya perekonomian digital bisa dinikmati oleh separuh penduduk dunia lainnya yang belum bisa memanfaatkan internet.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini