Baterai Fluoride Bikin Ponsel Tahan Lebih dari Seminggu

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 06:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 12 56 1990474 baterai-fluoride-bikin-ponsel-tahan-lebih-dari-seminggu-7smJ0X9hDL.jpg (Foto: Extremetech)

JAKARTA - Baterai jadi salah satu komponen penting dalam perangkat ponsel atau laptop. Dilansir dari laman TheWeek, Rabu (12/12/2018), berkat baterai fluoride, ponsel dapat bertahan dalam waktu beberapa minggu dengan sekali pengisian daya.

Para peneliti dari California Institute of Technology dan NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL), menemukan cara baru untuk membuat baterai yang dapat mengemas lebih banyak muatan. Fokus mereka terhadap baterai fluoride yang sudah melampaui versi lithium-ion yang lebih populer saat ini.

"Baterai Fluorida dapat memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi, yang berarti bahwa mereka dapat bertahan lebih lama hingga delapan kali lebih lama daripada baterai yang digunakan saat ini," kata Robert Grubbs, seorang profesor di California Institute of Technology.

Sebelumnya, Tahun 1970, para peneliti berusaha untuk membuat baterai fluoride yang dapat diisi ulang menggunakan komponen padat dan cair, tetapi mereka membutuhkan suhu yang sangat tinggi sehingga belum dapat digunakan dalam perangkat sehari-hari.

 

Baca juga: Google Percepat Penutupan Layanan Google+ pada April 2019, Kenapa?

Hal itu menjadi cukup menarik bagi para ilmuwan untuk terus melakukan penelitian. "Kami masih dalam tahap awal pengembangan,” kata Simon Jones, seorang ahli kimia di JPL.

Victoria Davis dari University of North Carolina menemukan pelarut yang baik untuk digunakan dengan fluoride. Pelarut ini adalah apa yang membantu menjaga ion fluoride stabil sehingga dapat mengalirkan elektron ke dalam baterai.

Pelarut ini dikenal sebagai bis (2,2,2-trifluoroethyl) ether, atau BTFE, dan telah berhasil menjaga ion fluoride stabil, yang mengarah ke prototipe yang sukses dan membuat teknologi baterai ini akan berkembang.

 

Baca juga: Tips Aman Belanja Online agar Tidak Menjadi Korban Penipuan

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini