Samsung Bakal Tutup Pabrik Ponsel di China, Kenapa?

Antara, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 13 207 1990699 samsung-bakal-tutup-pabrik-ponsel-di-china-kenapa-W2tXkY4BKu.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Samsung Electronics berencana menghentikan operasinya di salah satu pabrik ponsel di China. Hal ini diperkirakan karena penjualan yang turun akibat kompetisi dengan produsen domestik.

"Sebagai bagian dari efisiensi di fasilitas produksi kami, Samsung Electronics dihadapkan pada keputusan yang sulit untuk menghentikan operasi di Tianjin Samsung Electronics Telecommunication," kata Samsung dalam keterangan resmi, dikutip dari Reuters, Kamis.

Pabrik di Tianjin ini berisi sekira 2.600 karyawan, dijadwalkan tutup pada akhir tahun ini.

Samsung akan memberikan kompensasi kepada pegawai, juga kesempatan untuk pindah ke kantor Samsung di lain tempat. Samsung tetap mempertahankan pabrik lainnya di Huizhou, Guangdong.

Pabrik di Tianjin memproduksi 36 juta unit ponsel dalam setahun, sementara yang di Huizhou 72 juta unit. Dua pabrik Samsung di Vietnam secara gabungan menghasilkan 240 juta unit ponsel dalam setahun, menurut laporan koran Korea Electronic Times.

Baca juga: Vivo Luncurkan Ponsel Dual Layar, Ini Spesifikasinya

"China tetap menjadi pasar yang penting bagi Samsung dan kami secara aktif berpartisipasi dalam kebijakan eknomi China dengan menumbuhkan industri komponen," kata Samsung.

Raksasa teknologi dari Korea Selatan ini harus berkompetisi dengan pemain lokal di pasar China, termasuk Huawei. Firma analisis pasar Counterpoint menyebutkan market share Samsung di China merosot ke 1 persen di kuartal pertama tahun ini.

Analis senior dari Hyundai Motor Securities, Greg Roh, berpendapat Samsung tidak perlu berada di China karena nyaris tidak ada dan upah buruh tinggi. Menurut Roh mereka lebih baik berada di India dan Vietnam.

Baca juga: Peta Baru PUBG 'Vikendi', Ini 5 Hal yang Perlu Gamer Ketahui

(ahl.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini