4 Sektor Paling Potensial untuk 5G dan IoT di Indonesia

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 20 Desember 2018 11:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 20 54 1993802 4-sektor-paling-potensial-untuk-5g-dan-iot-di-indonesia-71oti65FyE.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

BALI - Pembahasan mengenai tranformasi digital saat ini sudah sangat ramai dibicarakan. Hal tersebut sejalan dengan maraknya IoT, Artificial Intelligence, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), jaringan internet 5G dan perangkat yang semakin berkembang.

"Pada tahun 90-an handphone masih besar. Kemudian sekarang ini sudah sangat highspeed, adanya internet dan maraknya dunia maya. Ke depannya seperti apa? ini berarti inteligent digitalisasi," kata ICT Strategy and Business Huawei Indonesia, Mohamad Rosidi.

Lebih lanjut dia mengungkapkan jika untuk mencapai inteligent digital semua harus tersambung.

"Broadband dan segala macam harus tersedia. Ini gabungan dari semua, sensor suhu, sensor cahaya dan lain-lain. Koneksi 100 miliar, apa yang dibutuhkan? Jaringannya harus besar," imbuh Rosidi.

Jaringan terbesar yang digadang-gadang saat ini adalah 4G. Namun beberapa belakangan ini beberapa negara telah berusaha untuk mengadopsi 5G yang dikabarkan memiliki kecepatan 100 kali lipat dibanding 4G.

Menurut Rosidi untuk 5G di Indonesia saat ini masih perlu pembentukan ekosistemnya dari mulai jaringan, perangkat, operator, regulasi device, spektrum dan banyak lagi.

"Paling pertama diperlukan itu ekosistemnya, jaringan tidak ada device-nya kan untuk apa. Ada device tidak ada jaringan untuk apa. Jadi tergantung kebutuhannya untuk apa, buat apa dan untuk apa?," kata dia.

 

Baca juga: Jumlah Pemain Game PUBG Setara dengan Fortnite

"Nah seperti biasa teknologi baru kebutuhan berbicara tentang demand, market, dan bisnis. Seperti 2G dan 3G dulu kan enggak mungkin 3G ditaruh di mana," tambah dia.

Selanjutnya dia mengungkapkan jika berbicara mengenai migrasi 4G ke 5G dibutuhkan network terlebih dahulu. "Kalau tidak ada networknya enggak bisa migrasi," katanya.

Lebih lanjut, dalam menggapai transformasi digital dengan jaringan 5G dan IoT menurut Rosidi ada 4 sektor paling potensial di Indonesia. 4 sektor ini antara lain digital transportasi, digital crowded, digital community, dan cloud.

Untuk transportasi saat ini terhubung di IoT dapat diterapkan untuk shuttle di kampus, bandara, dan pelabuhan. Digital crowded dapat mengetahui berbagai tempat yang menjadi pusat kemacetan sehingga dibangun konektivitas (BTS).

Kemudian, digital community terdapat digital home seperti home broadband, IPTV 4K , VR, dan banyak lagi. Terakhir, cloud atau komputasi awan sebagai penyimpanan digital.

Beberapa sektor tadi sudah banyak terbentuk ekosistemnya di Indonesia. Namun menurut dia 4 sektor tersebut masih sebagai contoh karena masih banyak hal yang bisa dikembangkan, seperti digital tourism.

 

Baca juga: Mirip Instagram, Facebook Messenger Tampilkan Fitur Boomerang

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini