5 Aplikasi Ini 'Tutup Usia' di 2018, Apa Saja?

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis · Selasa 25 Desember 2018 06:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 23 207 1995126 5-aplikasi-ini-tutup-usia-di-2018-apa-saja-erAA4l4La6.jpg (Foto: VentureBeat)

JAKARTA - Saat in sudah memasuki penghujung tahun 2018. Banyak inovasi teknologi canggih di tahun ini. Dilansir laman PC Mag, ada beberapa teknologi khususnya aplikasi canggih yang tutup usia di 2018.

Beberapa pengguna sudah beralih ke aplikasi lain yang lebih canggih dan menarik. Berikut ini aplikasi yang tutup usia di 2018.

1. Yahoo Messenger

Yahoo Messenger atau YM! memberhentikan layanannya pada 17 Juli. Aplikasi perpesanan ini sempat menjadi pilihan utama bagi sebagian besar warganet sejak pertama kali diluncurkan pada 1998. Sayangnya aplikasi ini kalah saing dengan layanan perpesanan lainnya seperti WhatsApp dan Line.

2. Path

Aplikasi yang diluncurkan November 2010 ini sempat populer di kalangan milenial. Aplikasi ini memiliki keunikan tersendiri dengan membatasi jumlah pertemanan, sehingga membagikan momen dengan orang-orang terdekat saja.

Aplikasi ini secara resmi tutup usia pada Oktober 2018. Sebelumnya, pada September Path sudah mengunggah dan memberitakan bahwa akan menutup layanannya di tahun ini. Tagar #GoodbyePath pun sempat meramaikan linimasa di sejumlah platform media sosial.

 

Baca juga: Ini Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Dihapus

3. Google Allo

Google mengumumkan akan menutup layanan Allo. Aplikasi perpesanan yang diperkenalkan tahun 2016 tersebut memiliki beragam fitur cerdas untuk menggantikan Google Hangout yang kurang populer.

Google secara resmi telah menghentikan investasi Allo di bulan April. Namun Allo masih bisa digunakan sampai Maret 2019. Pengguna masih dapat mengekspor riwayat percakapan sampai batas waktu pemberhentian layanan.

4. Google+

Karena sepi peminat, Google berencana akan menutup layanan Google+ di 2018. Selain itu Google+ juga sedang dilanda isu keamanan yang memungkinkan pengembang aplikasi dapat mengakses data, email, pekerjaan, foto, dan informasi sensitif lain milik pengguna.

Insiden tersebut sudah terjadi selama tiga tahun. Dikarenakan dua hal tersebut layanan Google+ akan tutup usia pada April 2019.

 

Baca juga: Indonesia Harus Optimalkan 4G Sebelum Beralih ke 5G

5. Musical.ly

Sejak Agustus 2018, Musical.ly sudah tidak ditemukan lagi pada pencarian Google PlayStore. Aplikasi video musik singkat tersebut dikabarkan bekerjasama dengan aplikasi Tik Tok.

Aksi merger tersebut memfokuskan Musical.ly dan Tik Tok menjadi satu aplikasi saja sejak November lalu. Setelah peleburan aplikasi semua data akun, video, unggahan secara otomatis dipindahkan ke Tik Tok.

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini