Astronot NASA: Apa yang Mendorong Kita untuk Pergi ke Mars?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 16:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 56 1996597 astronot-nasa-apa-yang-mendorong-kita-untuk-pergi-ke-mars-SLECG2OxAz.jpg Astronot dalam Misi ke Bulan (Foto: ABC Net)

JAKARTA - Salah satu astronot pertama yang mengorbit bulan, Bill Anders (85) mengatakan bahwa mengirim awak ke Mars adalah hal konyol. Ia merupakan mantan astronot NASA yang menjadi pilot modul bulan Apollo 8, pesawat luar angkasa berawak pertama yang meninggalkan orbit Bumi dan melakukan perjalanan di orbit bulan pada bulan Desember 1968.

Dilansir dari laman Xinhuanet, (27/12/2018) misi ini sangat penting dalam membuka jalan bagi pendaratan bulan bersejarah Apollo 11. Dalam sebuah wawancara dengan BBC Radio 5 Live, Anders mengatakan dia adalah pendukung besar program ruang angkasa tak berawak. Alasannya terutama karena harganya jauh lebih murah.

"Apa yang penting? Apa yang mendorong kita untuk pergi ke Mars? Saya pikir masyarakat tidak tertarik," katanya.

Namun, rekan sesama awaknya Frank Borman, Komandan Apollo 8, memberikan nada yang sedikit lebih optimis. "Saya tidak sepenting NASA seperti halnya Bill," katanya kepada BBC Radio 5 Live.

NASA

Baca Juga: iPhone XR Jadi Ponsel Apple Terlaris di AS

"Saya sangat percaya bahwa kita membutuhkan eksplorasi tata surya kita dan saya pikir manusia adalah bagian dari itu," imbuh dia.

Kedua mantan astronot itu berbicara kepada BBC Radio 5 Live sebagai bagian dari film dokumenter khusus pada peringatan 50 tahun misi bersejarah mereka ke bulan.

Hingga kini, NASA telah mengerahkan dua penjelajah di permukaan Mars, yaitu Opportunity and Curiosity, yang mengirimkan sinyal kembali ke bumi. Penjelajahan terbarunya di Mars adalah pendaratan pesawat ruang angkasa InSight pada 26 November, yang dirancang untuk mempelajari bagian dalam planet merah itu.

"Sekarang kita akhirnya akan menjelajahi bagian dalam Mars dan memperdalam pemahaman kita tentang tetangga terestrial kita ketika NASA bersiap untuk mengirim penjelajah manusia lebih dalam ke sistem tata surya," kata NASA kala itu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini