Resmi, Kominfo Cabut Izin Frekuensi First Media, Bolt dan Jasnita

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 28 207 1997053 resmi-kominfo-cabut-izin-frekuensi-first-media-bolt-dan-jasnita-bA2kgseEbx.jpg (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya resmi mencabut pita izin frekuensi radio 2,3 Ghz, tiga operator BWA, First Media, Internux (Bolt!), dan Jasnita Telekomindo yang menunggak utang BHP.

"Hari ini kami akan mengumumkan keputusan yang terkait dengan penyelenggaraan broadband wireless access (BWA) terkait dengan pemakaian 2,3 GHz. Kementerian Kominfo hari ini melakukan pengakhiran untuk PT First Media, PT Internux, dan PT Jasnita Telekomindo. Pengakhiran dilakukan untuk ketiga operator karena tidak dapat membayar BPH kepada negara," kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail.

Sebelumnya, PT Jasnita Telekomindo telah mengembalikan izin frekuensi pada 19 November 2018 dan mengalihkan layanan.

Kemudian, bagi dua operator lain Ismail mengungkapkan jika PT Internux (Bolt) dan First Media harus melalukan shut down core radio network operation center (NOC) atau menutup layanan sejak hari ini, 28 Desember 2018.

 

Baca juga: Ini Cara Tingkatkan Kecepatan Smartphone Anda

Pencabutan ini dikatakan oleh Ismail tidak akan menghilangkan kewajiban ketiga operator untuk membayarkan kewajibannya yakni tunggakan BHP dan denda keterlambatan. Sebelumnya, PT First Media telah menunggak sebesar Rp364,8 miliar, PT Internux (Bolt!) Rp343,5 miliar, dan PT. Jasnita Telekomindo memiliki utang sekira Rp2,1 miliar.

"Proses penagihan tunggakan tersebut selanjutnya akan dilimpahkan dan diproses lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," ungkap Ismail.

 

Baca juga: Nasib Bolt Ditentukan Siang Ini, Bakal Ditutup Februari 2019?

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini